Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

H Sodik Mahbubi: Melalui Masjid, Umat Dapat Tercerahkan

Selasa, 26 Desember 2023 18:20 WIB
H Sodik Mahbubi (tengah). (Foto: Istimewa)
H Sodik Mahbubi (tengah). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ada banyak cara dalam memakmurkan masjid. Bagi H Sodik Mahbubi (75), masjid dapat makmur jika memerhatikan tiga aspek. Pertama, masjid ditunjang dengan fasilitas dan progres pembangunan berkelanjutan. Kedua, ramai oleh kegiatan keagamaan. Ketiga, memerhatikan kesejahteraan marbot.

H Sodik Mahbubi melaksanakan ketiga prinsip tersebut sejak tahun 1980-an yang dimulai dengan mewakafkan sebidang tanah kepada persyarikatan Muhammadiyah. Lahan wakaf yang terletak di Rancaekek, Kabupaten Bandung, tersebut, dikelola menjadi sarana dakwah dalam bentuk Masjid Muhajirin.

“Selama proses pembangunan masjid, saya tidak pernah mengasongkan proposal, atau membuka donasi. Dana berasal dari keluarga, dan infaq warga sekitar,” kata H Sodik, saat ditemui di rumahnya, Jalan Cipasir Tengah, Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (25/12).

Beramal untuk pembangunan masjid telah dilaksanakan sejak H Sodik sejak masih mengabdi sebagai guru PGA, berlanjut mengajar di MTs Muhammadiyah Rancaekek. Bahkan, di masa pensiunnya, semangat memakmurkan masjid terus terpelihara. Setelah Muhajirin, kemudian berdiri Masjid Ash-Shiddiq yang masih dalam wilayah Desa Jelegong, Rancaekek. Di masa senja, H Sodik masih berusaha membangun sebuah masjid di wilayah Kertajati, Majalengka.

Baca juga : 3 Pemain Bali United Dapat Tugas Negara

“Membangun masjid itu adalah karya selama masih hidup. Karena melalui masjid, masyarakat bisa tercerahkan,” kata H Sodik, dengan penuh rasa haru.

Ingatan H Sodik begitu kuat pada masjid. Meski tubuhnya sudah renta dan penglihatannya terganggu, dia memaksakan salat berjamaah. Memerhatikan progres masjid dengan saksama. Meyakinkan segala rencana bisa terlaksana. Atas segala upaya dan pengorbanan itulah, H Sodik Mahbubi mendapat Anugerah untuk Penggerak Masjid Inspiratif yang diberikan pada acara Semarak Milad Ke-111 Muhammadiyah Tingkat Jawa Barat yang berlangsung di Gedong Budaya Sabilulungan, Soreang, Kabupatén Bandung, Sabtu (16/12).

“Mendapatkan penghargaan itu di luar dugaan saya. Terima kasih kepada Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat. Apa yang telah saya berikan ini masih kecil. Semoga dengan kita berjuang bersama-sama, upaya dalam memakmurkan masjid, bisa menjadi besar manfaatnya untuk umat dan bangsa,” ujarnya.

H Sodik memiliki tujuh anak. Semuanya menjadi pengurus persyarikatan Muhammadiyah. Bahkan ada yang menjadi pengurus di Sumedang dan Ciamis.

Baca juga : Kasus Covid Melonjak, Malaysia Tak Terapkan Lockdown

Muhdiyat, anak sulung H Sodik, menerangkan bahwa semua adik-adiknya mendukung penuh upaya sang ayah dalam memakmurkan masjid. Dari mulai ikut mewakafkan tanah, mendanai pembangunan, udunan operasional, hingga pengembangan.

“Bagi Bapak, membangun masjid itu tidak hanya cukup sampai ruangan salat, tempat wudhu, toilet. Tapi di masjid itu harus ada madrasah, perpustakaan, kantor, rumah marbot, sampai sarana ekonomi,” tegas Kepala MA Muhammadiyah Sumedang.

Merujuk pada hal tersebut, tambah Muhdiyat, masjid memiliki konsep pembangunan berkelanjutan. Akan selalu ada yang dibangun untuk mewadahi kepentingan umat, terutama pendidikan.

“Jika ada madrasah dan perpustakaan, masjid akan ramai di luar waktu salat berjamaah. Maka konsep Bapak itu, membangun masjid mesti dua tingkat, dan harus dengan material terbaik,” ujar Muhdiyat.

Baca juga : Nikmati Liburan Di Melaka Malaysia, Dapat Perawatan Medis Terbaik

Konsep tersebut sejalan dengan yang disampaikan Menko PMK Muhadjir Effendy saat pidato Milad ke-111 Muhammadiyah, di Gedong Budaya Sabilulungan, Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (16/12). Persyarikatan Muhammadiyah sudah banyak membangun, kini di abad kedua, harus sudah banyak mengisi. Membangun masjid, harus juga dengan memakmurkannya.

Muhdiyat mengucapkan terima kasih atas anugerah yang diberikan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat. Baginya, apresiasi dari persyarikatan merupakan wujud dukungan yang sangat berarti, dalam upaya memakmurkan masjid demi mencerahkan umat.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.