Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Ini Kisah Konjen RI Cape Town, Afrika Selatan (8)
Jejak Dakwah Dan Kebudayaan Nusantara Di Cape Town
Minggu, 28 Juli 2024 10:32 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Cerita ringan ini mengisahkan dua anak, kakak beradik yaitu Mas Geng dan Tudi, yang hidup dan tumbuh sebagai generasi X. Tudi lahir pada 1968 dan Mas Geng tahun 1965.
Super Tim KBRI Pretoria, ITPC Johannesburg, Dan KJRI Cape Town
Pada 2023, Tudi ditempatkan di Cape Town. Wilayah kerja KJRI Cape Town meliputi provinsi Western Cape, Eastern Cape, Northern Cape, dan Free State.
Baca juga : Diplomat RI Di Negeri Ginseng: Antara Soju, Protokol, Dan Semenanjung Korea
Cape Town berjarak 9.470 km dari Jakarta. Meskipun jaraknya ribuan kilometer dari Indonesia, hubungan historis dan sosial budaya dengan Indonesia sangat dalam.
Cape Town sering disebut sebagai salah satu kota terindah di dunia. Alamnya indah, kotanya tertata baik dan hijau, dihiasi laut, pantai, dan gunung. Table Mountain merupakan gunung yang menjadi ikon kota Cape Town.
Baca juga : Debut Diplomat Di Wina, Dari Jari Terjepit Hingga Bersinar Di UNIDO
Tudi takjub dengan keberadaan masyarakat Cape Town yang multi etnis dan multi kultur. Di mal-mal seperti di Waterfront, Tudi menjumpai banyak orang keturunan Eropa, Asia atau Cape Malay, dan penduduk asli Afrika. Mereka sangat harmonis, rukun, dan damai.
Tadinya Tudi merasa Afsel itu jauh, namun seiring berjalannya waktu dia merasa seperti di kampung halamannya sendiri. Selain karena banyaknya diaspora Indonesia, perasaan krasan dan senang itu karena sikap masyarakatnya yang ramah dan baik disamping alam dan kotanya yang indah.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya