Dewan Pers

Dark/Light Mode

Perkuat Kerja Sama, Indonesia-Denmark Bangun Konsep Pelayaran Hijau

Selasa, 23 Nopember 2021 21:36 WIB
Pemerintah Indonesia bersama Kerajaan Denmark melaksanakan Green Shipping Conference (Konferensi Pelayaran Ramah Lingkungan), di Jakarta, Selasa (23/11). (Foto: Ist)
.
Pemerintah Indonesia bersama Kerajaan Denmark melaksanakan Green Shipping Conference (Konferensi Pelayaran Ramah Lingkungan), di Jakarta, Selasa (23/11). (Foto: Ist) .

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Indonesia bersama Kerajaan Denmark hari ini melaksanakan Green Shipping Conference (Konferensi Pelayaran Ramah Lingkungan), di Jakarta.

Konferensi ini digelar dalam rangka memfasilitasi aktivitas pelayaran dan kemaritiman yang berdasarkan konsep hijau alias green concept dalam pengelolaannya.

Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim Basilio Dias Araujo menjelaskan, konferensi tentang pelayaran hijau ini adalah adalah satu bentuk dukungan Indonesia dalam Konferensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa (COP26), di Glasgow, beberapa waktu yang lalu. Komitmen ini, kata dia, sudah diterima baik oleh Denmark.

Berita Terkait : IFAD Sebut Cuma Indonesia Yang Melokalkan SDGs Hingga Ke Level Desa

"Kami sudah memiliki tujuan jangka panjang dan komitmen aktivitas ekonomi, terutama dalam hal kemaritiman, untuk menggunakan konsep hijau atau berkelanjutan," jelasnya dalam pertemuan yang dilakukan secara daring dan luring tersebut, Selasa (23/11).

Kerja sama ini mencakup promosi teknologi rendah karbon, kemudian memfasilitasi kemitraan publik-swasta, pertukaran informasi, transfer teknologi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia maritim, kerjasama teknis, serta berbagai program untuk meningkatkan efisiensi energi di kapal dan pelayaran.

Dalam kaitannya dengan aktivitas pelayaran yang sedang didorong,  pemerintah Indonesia telah membuat dan mengimplementasikan berbagai kebijakan dalam mewujudkan aktivitas hijau.

Berita Terkait : Lagi, Pebulutangkis Non Pelatnas Ini Kalah Di Awal

Salah satunya, dengan memperbarui Nationally Determined Contributions (NDC) pada Juli 2021 melalui Low Carbon Compatible with Paris Agreement (LCCP).

Duta Besar Kerajaan Denmark untuk Indonesia Lars Bo Larsen menyatakan kesiapannya dalam mendukung Indonesia mencapai penggunaan teknologi berbasis ramah lingkungan. Terutama, dalam aktivitas pelayaran dan sektor kemaritiman. Mulai dari pengembangan SDM, hingga aktivitas kepelabuhanan.

"Kami melihat berbagai perkembangan Indonesia dalam hal perekonomian dari aktivitas maritim yang berbasis konsep hijau. Kami siap membantu dan mendukung Indonesia dalam melakukan inovasi teknologi yang mendukung pengembangan konsep hijau dalam kemaritiman Indonesia," papar Lars.
 Selanjutnya