Dewan Pers

Dark/Light Mode

Kerja Sama Perdagangan Indonesia-Italia Potensial Meningkat

Jumat, 3 Desember 2021 13:29 WIB
The 2nd Torino (TO)-ASEAN Business Days, di Palazzo Madama, Torino, Senin (29/11). (Foto: KBRI Roma)
The 2nd Torino (TO)-ASEAN Business Days, di Palazzo Madama, Torino, Senin (29/11). (Foto: KBRI Roma)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kerja sama perdagangan dan investasi Indonesia dengan Italia berpotensi meningkat. Hal ini mengacu pada volume perdagangan kedua negara yang kembali naik sekitar 30 persen pada Januari-Agustus 2021, dibandingkan periode yang sama pada 2020.

Sebelumnya, di bidang perdagangan dan investasi, bilateral trade kedua negara pada 2020 sedikit turun dibandingkan pada 2019, mencapai 3,3 miliar dolar AS (Rp 47,5 triliun). Sementara, investasi Italia di Indonesia mencapai 12,7 juta dolar AS (Rp 182,9 miliar). Penurunan ini terjadi akibat dampak pandemi Covid-19.

"Potensi penguatan kerja sama perdagangan dan investasi Indonesia-Italia masih sangat besar. Pemerintah Indonesia saat ini sangat mendorong peningkatan iklim investasi melalui berbagai kebijakan, termasuk pendirian INA (Indonesia Investment Authority), dan co-funding dan co-development di berbagai proyek besar di Indonesia," kata Kooordinator Pensosbud KBRI Roma Danang Waskito, dalam keterangan yang diterima RM.id, Jumat (3/12).

Danang hadir mewakili Duta Besar Indonesia untuk Italia pada kegiatan promosi The 2nd Torino (TO)-ASEAN Business Days, di Palazzo Madama, Torino, Senin (29/11). Di acara itu, Danang menyampaikan, dengan kerja sama yang baik, investasi dan perdagangan kedua negara diharapkan dapat meningkat.

Berita Terkait : Menag Terbitkan Surat Edaran Perayaan Natal 2021, Berikut Ketentuannya

“Kedua negara juga perlu bekerja sama menghadapi berbagai tantangan yang ada. Termasuk diskriminasi dan kampanye negatif minyak sawit sebagai salah satu komoditas andalan Indonesia di pasar Eropa," ujar dia.

The 2nd TO-ASEAN Business Days diselenggarakan ASEAN Committee in Rome (ACR), Torino World Affairs Institute (TWAI), dan Torino Chamber of Commerce (Confindustria). Acara ini juga mendapatkan dukungan pemerintah Provinsi Piemonte dan Kotamadya Torino.

Dalam kegiatan tersebut, masing-masing Kedubes ASEAN (ARC) memaparkan potensi kerja sama dengan Italia. Untuk menjaring partisipasi yang lebih luas, kegiatan ini diselenggarakan secara hybrid.

Hadir secara langsung di Palazzo Madama Turino ada sekitar 70 peserta. Mereka termasuk Wali Kota Turin Stefano Lo Russo dan jajaran Pemkot Torino. Sementara, yang hadir secara virtual ada Presiden Italy-ASEAN Association (IAA) Romano Prodi, wakil Kementerian Italia terkait, pengusaha Italia dan negara ASEAN, serta lainnya.

Berita Terkait : Dubes Muliaman Hadad Perkuat Kerja Sama Pertukaran Profesional Muda

Kegiatan juga dihadirkan sekitar 20 narasumber dari Italia dan negara ASEAN untuk mendiskusikan upaya penguatan kerja sama khususnya di bidang new green businesses, industrial businesses, scenarios and strategies, serta food, and beverages.

Pelaku bisnis Italia Filippo Brunero dan Jawad Kehzzane dari BIMOTOR Power Solution menyampaikan pandangan mereka terkait pengalaman berbisnis di Indonesia. Keduanya mengatakan, di masa pandemi ini para distributor dari Jakarta dan Surabaya masih jauh lebih aktif dari distributor lain di negara ASEAN lain.

Sementara itu, Area Manager Maserati Filippo Caracciolo menyatakan beberapa tantangan yang dihadapi perusahaannya dalam berbisnis di ASEAN. Antara lain adalah masalah perpajakan (khususnya import duty), tingginya biaya logistik, dan lamanya pengiriman barang. Sedangkan beberapa akademisi menyampaikan pandangan perlunya segera diselesaikannya perjanjian Free Trade Agreement (FTA) antara Uni Eropa (UE) dengan masing-masing negara anggota ASEAN.

Kegiatan The 2nd TO-ASEAN Business Days berlangsung selama dua hari, termasuk penyelenggaraan promosi serupa di Kota Cuneo, Selasa (30/11). Kegiatan TO-ASEAN Business Days ini diselenggarakan pertama kali pada 2019 sebagai upaya diplomasi dan promosi bersama antara negara anggota ASEAN di wilayah Piemonte Italia.

Berita Terkait : Tak Terjadi Polusi Asap Lintas Negara, Pengendalian Karhutla Indonesia Diapresiasi ASEAN

Dalam kegiatan tersebut, KBRI Roma juga sekaligus melakukan pertemuan dengan berbagai pemangku kepentingan di Torino serta WNI dan mahasiswa (Perhimpunan Pelajar Indonesia-Torino), Diaspora Indonesia, dan pelaku bisnis Indonesia di Torino. Wilayah Piemonte, khususnya Kota Turin (Torino) terkenal sebagai salah satu kota pusat industri dan manufaktur (termasuk industri otomotif), seni budaya, pariwisata dan desain kontemporer di Italia. [DAY]