Dark/Light Mode

Soal Ukraina, AS Mohon China Bujuk Rusia

Jumat, 28 Januari 2022 23:04 WIB
Pasukan Rusia di lokasi pelatihan di Rostov, Rusia, Rabu (26/1). (Foto Russian Defense Ministry Press Service Via AP)
Pasukan Rusia di lokasi pelatihan di Rostov, Rusia, Rabu (26/1). (Foto Russian Defense Ministry Press Service Via AP)

 Sebelumnya 
Wakil Menteri Luar Negeri AS untuk Urusan Politik, Victoria Nuland mengatakan pesan senada. “Kami menyerukan Beijing untuk menggunakan pengaruhnya terhadap Moskow untuk mendesak diplomasi, karena jika ada konflik di Ukraina, tidak baik untuk China,” kata Nuland pada konferensi pers reguler Departemen Luar Negeri AS di Washington DC, kemarin, dikutip Reuters, hari ini.

Beda pemikiran, Wang berpendapat, semua pihak harus sepenuhnya membentuk mekanisme keamanan Eropa yang seimbang, efektif, dan berkelanjutan melalui negosiasi. 

Baca juga : Dibekap Argentina, Langkah Chili Makan Berat Menuju Qatar

Sebelumnya, AS melakukan boikot diplomatik terhadap Olimpiade Musim Dingin yang digelar di Beijing mulai 4 Februari 2022. Langkah AS itu pun dipandang China sebagai bentuk politisasi Barat terhadap dunia olahraga.

Kini, Washington DC malah memohon kepada Beijing untuk membujuk Rusia dalam masalah krisis Ukraina.

Baca juga : Tefal Luncurin Air Fryer 9in1 Buat Mudahkan Ibu-ibu Memasak

Rusia menghimpun pasukannya di perbatasan Ukraina selama berbulan-bulan dan telah menuntut Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) untuk menarik pasukan dan senjata mereka dari Eropa Timur.

Terpisah,  analis dari lembaga German Marshall Fund di AS, Bonnie Glaser mengatakan, Beijing dapat memberikan bocoran kepada Rusia mengenai setiap upaya yang diambil AS dan sekutunya.

Baca juga : Pakai Ganja, Ardhito Pramono Ditangkap Polisi

“Sepertinya AS tidak mungkin bisa melibatkan China atas Ukraina. Beijing tidak akan mendukung penggunaan kekuatan, tetapi bersimpati dengan pandangan Rusia tentang NATO. Ini bukan hanya tentang Olimpiade,” kata Glaser. [DAY]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.