Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Dubes Jerman Ina Lepel Siap Bantu RI Buka Jutaan Lapangan Kerja
Kamis, 10 Februari 2022 08:20 WIB
Sebelumnya
Sementara itu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa menjelaskan, ekonomi hijau merupakan bagian dari desain ulang transformasi Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan.
Suharso sepakat, dalam memulai transisi menuju ekonomi hijau, pekerjaan ramah lingkungan memainkan peranan penting.
Ia mengutip data Organisasi Perburuhan Internasional atau International Labour Organization (ILO) bahwa, penerapan kebijakan yang tepat untuk mempromosikan pekerjaan ramah lingkungan, dapat menciptakan 24 juta pekerjaan pada 2030.
Baca juga : Dubes Abdul Aziz Siap Bantu Hijaukan Saudi Dengan Proyek Green Riyadh
“Hal itu akan berdampak pada adanya kebutuhan profil keterampilan dan kualifikasi serta kerangka pelatihan baru,” sambungnya.
Dia menekankan, Bappenas berkomitmen untuk memimpin dan terus mengawal perjalanan promosi pekerjaan ramah lingkungan ini.
Pihaknya menyadari, sudah saatnya Indonesia memiliki pemahaman menyeluruh tentang pekerjaan ramah lingkungan yang dapat diterapkan secara Nasional.
Baca juga : BP Jamsostek Siap Layani Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan
Seperti diketahui, Jerman secara proaktif telah mengembangkan kebijakan untuk melindungi dan menjaga lingkungan untuk generasi mendatang.
Upaya Jerman menuju ekonomi hijau di luar negeri diimplementasikan melalui kerja sama pembangunan antara Bappenas dengan Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ).
Sebagai informasi, GiZ adalah perusahaan internasional Jerman yang beroperasi di berbagai bidang di lebih dari 120 negara dalam bidang kerja sama pembangunan.
Baca juga : Temui Menko Airlangga, Dubes Selandia Baru Bahas Kerja Sama Perdagangan Dan Energi
Dalam implementasinya, GiZ bekerja sama tidak hanya dengan Pemerintah, tetapi juga bersama lembaga negara maupun sektor swasta. Salah satu fokus utamanya di indonesia adalah meningkatkan kualitas di bidang pendidikan vokasi/kejuruan. [DAY]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya