Dark/Light Mode

Dubes AS Untuk RI, Sung Yong Kim

Tak Hanya Jadi Kegagalan Strategis Kremlin, Invasi Ke Ukraina Hancurkan Masa Depan Rusia

Jumat, 4 Maret 2022 18:01 WIB
Dubes AS Untuk RI, Sung Yong Kim Tak Hanya Jadi Kegagalan Strategis Kremlin, Invasi Ke Ukraina Hancurkan Masa Depan Rusia

 Sebelumnya 
Di hadapan salah satu tantangan terberat bagi nilai-nilai demokrasi sejak Perang Dunia II, AS beserta para sekutu dan mitra bergabung dalam solidaritas.

Bagi Dubes Kim, Putin telah gagal meredupkan kepercayaan kita bersama terhadap hak dasar negara-negara berdaulat, untuk memilih jalannya sendiri dan sekutu mereka.

Putin gagal menghapus rasa bangga rakyat Ukraina sebagai bangsa.

Baca juga : Dubes RI Untuk Italia Serahkan Surat Kepercayaan Ke Presiden Sergio Mattarella

Dubes Kim menilai, beberapa hari, minggu, dan bulan ke depan akan sangat berat bagi rakyat Ukraina. Putin telah membawa penderitaan besar bagi mereka.

Namun, rakyat Ukraina telah mengenal kebebasan selama 30 tahun. Mereka telah berulang kali menunjukkan, mereka tidak akan menoleransi siapa pun yang ingin membawa negara mereka mundur ke belakang.

"Dunia mengamati konflik ini secara seksama. Jika tentara Rusia melakukan kekejaman, kita akan menjajaki semua mekanisme internasional, yang dapat digunakan untuk mengadili mereka. Baik itu anggota militer maupun pemimpin sipil," terang Dubes Kim.

Baca juga : Dubes AS Sung Yong Kim Dukung Jokowi Wujudkan Making Indonesia 4.0

Agresi Putin terhadap Ukraina akan sangat merugikan Rusia, baik secara ekonomi maupun strategis. Rakyat Rusia berhak mendapatkan yang lebih baik dari pemerintah mereka, alih-alih tanggunan biaya masa depan yang besar yang disebabkan oleh invasi ini.

Kebebasan, demokrasi, dan martabat manusia adalah kekuatan yang jauh lebih tangguh dibanding ketakutan dan penindasan.

Dalam kontestasi antara demokrasi dan otokrasi, antara kedaulatan dan penaklukan, satu yang pasti benar: kebebasan akan menang. [HES]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.