Dark/Light Mode

Warganya Tewas Di Tangan Militan Pakistan, China Murka

Kamis, 28 April 2022 08:10 WIB
Polisi melakukan investigasi di lokasi bom bunuh diri di depan pintu masuk Institut Konfusius University of Karachi, Pakistan, Selasa, 26 April 2022. (Foto Reuters/Akhtar Soomro)
Polisi melakukan investigasi di lokasi bom bunuh diri di depan pintu masuk Institut Konfusius University of Karachi, Pakistan, Selasa, 26 April 2022. (Foto Reuters/Akhtar Soomro)

 Sebelumnya 
Belum ada penelitian yang menunjukkan sentimen pada China meningkat di Pakistan. Namun, Aljazeera memberitakan, ketegangan telah berkobar dalam beberapa tahun terakhir di Balochistan menyusul masuknya investasi China dalam jumlah besar.

Baca juga : Pantau Stabilitas Pangan, Direktur Alsintan Keliling Pasar Aceh

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) Antonio Guterres mengutuk serangan bom bunuh diri di Pakistan.

Baca juga : Prabowo Top Five Capres Dengan Tren Positif Di Dunia Maya

“Sekjen mengecam keras serangan di Karachi baru-baru ini,” kata Wakil Juru Bicara Sekjen PBB, Farhan Haq. Guterres menyampaikan rasa belasungkawa kepada keluarga korban dan berharap mereka yang terluka cepat kembali pulih.

Baca juga : Keren, Saratoga Tebar Dividen Hingga Rp 814 Miliar

Kepala Perwakilan PBB di Pakistan yang juga koordinator kemanusiaan di negara itu, Julien Harneis, mengecam keras aksi tersebut dan ikut merasakan kesedihan mendalam para keluarga korban. Harneis menyebut, serangan yang sengaja menargetkan pendidikan, guru, dan tempat belajar sudah selayaknya dikecam.***

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.