Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Sabtu Berkah Bareng Ojol, Kapolda Metro Jaya Ajak Pengemudi Utamakan Keselamatan
- Menperin: Pendidikan Vokasi Kunci Cetak SDM Industri Unggul
- Nawakara Edukasikan Generasi Muda Soal Keamanan Hingga Kepedulian Lingkungan
- BRI Peduli Salurkan 270 Unit Mesin Pompa Air Bantu Kendalikan Api di Kalimantan
- Pemprov DKI Siapkan 11 Rusun dalam APBD 2027, Rorotan dan Marunda Prioritas
Kumpul Bareng Pemimpin ASEAN
Redam Pengaruh China, AS Janji Sawer Rp 2,1 T
Sabtu, 14 Mei 2022 08:05 WIB
Sebelumnya
US Coast Guard atau Penjaga Pantai AS juga akan mengerahkan sebuah kapal ke kawasan itu untuk membantu armada setempat melawan penangkapan ikan ilegal China.
Biden juga tengah melibatkan kawasan, termasuk proyek investasi infrastruktur yang disebut Build Back Better World dan Kerangka Ekonomi Indo Pasifik (IPEF).
Baca juga : Pengamat Beberin 3 Faktor Yang Pengaruhi Pembangunan BTS Di Daerah 3T
Namun keduanya belum final. Namun, komitmen AS itu tidak ada artinya dibandingkan dengan ikatan dan pengaruh China yang dalam di kawasan.
Dilansir Reuters, analis mengatakan, meskipun negara-negara ASEAN memiliki kekhawatiran yang sama dengan AS tentang China, mereka tetap berhati-hati untuk berpihak pada Washington. Langkah hati-hati tersebut mengingat hubungan ekonomi mereka yang dominan dengan Beijing dan insentif ekonomi AS yang terbatas.
Baca juga : Keren, Kemenko Perekonomian Raih Penghargaan Di Ajang PRIA 2022
Kao Kim Hourn, penasihat Perdana Menteri Kamboja Hun Sen, mengatakan kepada Reuters bahwa negara itu tidak akan “memilih pihak” antara Washington dan Beijing meskipun investasi AS di negaranya sedang berkembang.
Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) AS-ASEAN tersebut menandai pertama kalinya para pemimpin ASEAN berkumpul sebagai sebuah kelompok di Gedung Putih sejak 2016.***
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya