Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
"Sanksi balasan Rusia diperlukan dan bertujuan untuk membatasi AS yang mencoba memaksakan ‘tatanan dunia’ neokolonial di seluruh planet ini untuk mengubah posisinya dan mengakui realitas geopolitik baru,” kata Kementerian Luar Negeri Rusia dalam sebuah pernyataan, Sabtu (21/5), dikutip dari AFP.
Baca juga : Jokowi Di Tengah Putin Dan Zelenskyy
“Rusia bukan bermaksud berkonfrontasi. Kami tetap terbuka untuk dialog yang jujur dan saling menghormati, membedakan rakyat Amerika dari otoritas AS yang memicu Russophobia dan orang-orang yang melayani mereka,” imbuh pernyataan itu.
Baca juga : Kominfo Gelar Bimtek Penulisan Siaran Pers Terstruktur
Salah satu nama yang mengejutkan muncul dalam daftar itu adalah Freeman (84), aktor pemenang Academy Award. Ia dituduh Moskow telah merekam video pada 2017 dengan mengklaim Rusia berkomplot melawan AS.
Baca juga : Biden: Makin Jelas, Putin Lakukan Genosida Di Ukraina
Tak khawatir dengan daftar itu, beberapa orang AS yang masuk dalam daftar Rusia berkomentar di media sosial. Duta Besar AS untuk Organisasi Keamanan dan Kerja Sama di Eropa, Michael Carpenter, mengatakan,“Suatu Kehormatan berada dalam daftar itu.”
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya