Dark/Light Mode
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Seorang warga China bernama Quan, jadi target penyelidikan kepolisian setempat. Pasalnya, dia mengikuti ujian masuk universitas terberat, gaokao, tiga tahun berturut-turut. Dilaporkan, dia menerima uang hingga Rp 4,4 miliar dari mengikuti ujian ini.
Gaokao adalah ujian masuk universitas yang terkenal sulit yang harus dilalui banyak warga China selama bertahun-tahun. Terkadang, puluhan tahun, demi masuk universitas peringkat teratas di negara itu. Namun, bukannya memanfaatkannya untuk tujuan baik, Quan diduga mengikuti ujian itu mendapatkan uang dalam jumlah besar.
Baca juga : Indonesia Bakal Jadi Kekuatan Ekonomi Keempat Dunia
Itu karena gaokao sangat sulit dikuasai sehingga banyak sekolah terkenal di China menawarkan siswa mereka hadiah uang yang cukup besar jika siswa mereka berhasil lulus. Namun, tidak ada batasan berapa kali seorang siswa dapat mengambil gaokao.
Untuk kasus Quan, dia diduga telah mengikuti gaokao masuk Universitas Peking pada 2020, 2021, dan 2022. Karena siswa dapat menerima atau menolak masuk universitas, bisa saja Quan memanfaatkan ini.
Baca juga : Berangkatkan 207 PMI Korsel, BP2MI Dapat Dukungan DPR
“Siswa ini melihat gaokao sebagai cara untuk menghasilkan uang. Itu picik dan jadi seperti tentara bayaran,” kata Direktur Institut Penelitian Pendidikan Abad ke-21. China Xiong Bingqi, dilansir Oddity Central, kemarin.
Kata dia, sebagian besar siswa mengikuti ujian gaokao dengan harapan masuk ke universitas yang bagus. “Tapi yang satu ini melakukannya semata-mata untuk keuntungan,” ujarnya. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.