Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Kapal Pengangkut Biji-bijian Pertama, Tinggalkan Pelabuhan Odesa Ukraina
Senin, 1 Agustus 2022 14:22 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kapal pertama yang membawa biji-bijian akhirnya meninggalkan Pelabuhan Odesa, Ukraina, di bawah kesepakatan penting dengan Rusia, Senin (1/8) pagi.
Sejak menginvasi Ukraina pada 24 Februari 2022, Rusia telah memblokir Pelabuhan Ukraina. Namun, kedua belah pihak menyetujui kesepakatan untuk melanjutkan pengiriman, lewat Perjanjian Istanbul.
Baca juga : Awas, Penghapusan Kebijakan DMO Dan DPO Dimanfaatkan Pengusaha Cari Untung
Kesepakatan itu diharapkan dapat meredakan krisis pangan global, dan menurunkan harga gandum.
Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan sebelum keberangkatan kapal, Turki mengatakan, kapal berbendera Sierra Leone akan berlabuh di Lebanon.
Baca juga : Menhan Turki: Rusia Bantah Kirim Rudal Ke Pelabuhan Odesa Ukraina
Pengiriman selanjutnya, direncanakan dalam beberapa minggu mendatang.
Pusat Koordinasi Gabungan (JCC) di Istanbul yang didirikan berdasarkan kesepakatan tersebut mengatakan, kapal itu membawa sekitar 26 ribu ton jagung, dan diperkirakan tiba di perairan Turki, untuk diperiksa pada 2 Agustus.
Baca juga : Kementan Dan BNI Kompak Tingkatkan Ketahanan Pangan
"Hari ini, Ukraina dan mitra, mengambil langkah untuk mencegah kelaparan dunia," tulis Menteri Infrastruktur Ukraina Alexander Kubrakov melalui Facebook, Senin (1/8).
"Membuka pelabuhan, akan memberikan pendapatan devisa senilai 1 miliar dolar AS, dan peluang yang lebih baik bagi sektor pertanian," imbuhnya. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya