Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Rusia Kirim 84 Rudal Ke Ukraina, Sekjen PBB Shocked Berat
Senin, 10 Oktober 2022 23:48 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) António Guterres mengaku sangat terkejut, mendengar kabar serangan rudal Rusia ke Ukraina, Senin (10/10).
"Sekretaris Jenderal sangat terkejut dengan serangan rudal skala besar pada hari ini oleh Angkatan Bersenjata Federasi Rusia di kota-kota seantero Ukraina. Sehingga, mengakibatkan kerusakan luas di wilayah sipil, serta menyebabkan puluhan orang tewas dan terluka," kata Juru Bicara Sekjen PBB melalui pernyataannya, seperti dikutip CNN International, Senin (10/10).
"Ini merupakan eskalasi perang yang tidak dapat diterima. Seperti biasa, warga sipil membayarnya dengan harga tertinggi," tambah pernyataan itu.
Baca juga : Menhan Turki: Rusia Bantah Kirim Rudal Ke Pelabuhan Odesa Ukraina
Terpisah, Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Antony Blinken menegaskan kembali dukungan negaranya terhadap Ukraina atas serangan mematikan Rusia pada hari ini, kepada Menlu Ukraina Dmytro Kuleba.
“Saya baru saja berbicara dengan Dmytro Kuleba, untuk menegaskan kembali sikap AS. Kami mendukung penuh Ukraina, setelah serangan mengerikan Kremlin pagi ini. Kami akan terus memberikan bantuan ekonomi, kemanusiaan, dan keamanan yang tak tergoyahkan. Agar Ukraina dapat membela diri dan menjaga rakyatnya," cuit Blinken via Twitter, Senin (10/10).
Seperti diberitakan sebelumnya, hari ini, Rusia meluncurkan 84 rudal jelajah yang menyasar target di seluruh wilayah Ukraina.
Baca juga : Desa Digital Kerek Ekonomi Pedesaan
Info ini disampaikan Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina, dalam sebuah postingan Facebook.
"Federasi Rusia telah menggunakan 84 rudal jelajah dan 24 drone (UAV), termasuk 13 drone Iran Shahid-136. Saat ini, 56 senjata Rusia yang terdiri dari 43 rudal jelajah dan 13 UAV, termasuk 10 drone kamikaze telah hancur," demikian bunyi pernyataan tersebut, seperti dikutip CNN International, Senin (10/10).
Sementara Layanan Darurat Negara Ukraina (SES) mengatakan, fasilitas infrastruktur penting - terutama fasilitas pasokan energi - terdampak di Kiev dan delapan wilayah dan lainnya. Sehingga, memicu lebih dari 30 kebakaran.
Baca juga : Usai Biden Ke Saudi, Putin Pedekate Ke Iran
"Akibat serangan teroris itu, 11 orang tewas dan 64 luka-luka," beber SES.
Terkait hal tersebut, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, serangan rudal itu dikirim sebagai balasan atas ledakan di Jembatan Kerch, yang menghubungkan Rusia dan Krimea, pada Sabtu (8/10) lalu. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya