Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Samain Netanyahu Dengan Putin
80 Ribuan Demonstran Desak PM Israel Mundur
Senin, 16 Januari 2023 06:30 WIB
Sebelumnya
Para pengunjuk rasa meminta Netanyahu yang membantah melakukan korupsi di pengadilan, agar mengundurkan diri.
Baca juga : Menag: Bom Bandung Bertentangan Dengan Agama Dan Nilai Kemanusiaan
“Bibi (Netanyahu) tidak menginginkan demokrasi, kami tidak membutuhkan kaum fasis di Knesset (Parlemen Israel),” bunyi isi spanduk dalam protes Tel Aviv.
Baca juga : Rieke Tak Lelah Ingatkan Pentingnya Data Desa Presisi
Netanyahu kembali berkuasa sebagai PM, berkoalisi dengan partai-partai Yahudi ultra-kanan dan ultra-Ortodoks. Beberapa pejabatnya bahkan mengepalai kementerian strategis.
Baca juga : Lagi, Bunda Merah Putih Beri Bantuan Korban Gempa Cianjur
Presiden Mahkamah Agung Israel Esther Hayut mengatakan, perubahan sistem peradilan yang diusulkan Pemerintah dapat merusak independensi sistem peradilan. Reformasi yang diusulkan, diumumkan Menteri Kehakiman Israel, Yariv Levin pekan lalu.***
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya