Dark/Light Mode

Cegat Perwakilan Negara Penjaga Al-Aqsa

Israel Bikin Dongkol

Kamis, 19 Januari 2023 02:38 WIB
Duta Besar Yordania untuk Israel, Ghassan Majali (inzet) dan polisi Israel. (Foto Twitter @Majali_Ghassan & BNN.Network)
Duta Besar Yordania untuk Israel, Ghassan Majali (inzet) dan polisi Israel. (Foto Twitter @Majali_Ghassan & BNN.Network)

 Sebelumnya 
Indonesia menyerukan pula kepada masyarakat internasional, khususnya PBB, untuk terus mendesak Israel agar menghentikan segala tindakan yang dapat mempengaruhi stabilitas dan keamanan di kawasan.

Seperti diketahui, Yordania telah menjadi penjaga resmi tempat-tempat suci Muslim dan Kristen di Yerusalem sejak 1924, dan secara terbuka diakui sebagai penjaga tempat-tempat suci Yerusalem.

Israel menduduki Yerusalem Timur, tempat Al-Aqsa berada, selama Perang Arab-Israel 1967, kemudian menganeksasi seluruh kota pada 1980, langkah yang tidak pernah diakui komunitas internasional.

Baca juga : Terima Perwakilan Kepala Desa, Ketua MPR Dukung Perpanjangan Masa Jabatan Kades

Klarifikasi Israel

Israel kemudian membantah tuduhan bahwa kepolisian Yerusalem sengaja menghalangi Dubes Yordania itu masuk ke Al-Aqsa. Dikutip dari media Israel, Times of Israel, polisi Israel hanya meminta Dubes Majali menunggu di luar Kompleks Al-Aqsa, karena kedatangannya belum melalui koordinasi dengan pihak berwenang Israel.

Pihak kepolisian Israel juga menyebut bahwa kabar mereka mencegah Majali mengunjungi Al-Aqsa adalah berita palsu (fake news). Namun saat aparat polisi mencoba melaporkan kepada komandannya, pihak kepolisian Israel mengatakan, Majali keburu meninggalkan akses Al-Aqsa sebelum kembali lagi.

Baca juga : Prabowo Gaspol Naikin Pamor

“Seandainya saja ia mau menunggu beberapa detik lagi, ia bisa masuk,” aku polisi Israel yang sempat memintanya menunggu.

Setelah itu, Dubes Yordania tersebut kembali ke Al-Aqsa, termasuk melaksanakan shalat. Tampak dalam rekaman video itu, seorang pria mendekati Majali dan rombongan untuk menyajikan kopi di sela-sela kunjungan mereka di Al-Aqsa.

“Tak ada perubahan kebijakan Israel terkait Kompleks Temple Mount. Israel berkomitmen menjaga status quoTemple Mount dan kebebasan beribadah di Yerusalem. Kepolisian Israel yang memiliki wewenang dan bertanggung jawab atas hukum dan ketertiban di Temple Mount,” demikian pernyataan Kemenlu Israel.

Baca juga : Sambo Minta Doa

Dubes Israel Surkis juga menerangkan kepada Kerajaan Yordania, bahwa tak ada pelanggaran kesepakatan atas peristiwa tersebut.***

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.