Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
RM.id Rakyat Merdeka - Eks Perdana Menteri (PM) Thailand Thaksin Shinawatra dipastikan akan kembali ke negaranya. Thaksin dijadwalkan tiba lusa, setelah menghabiskan 15 tahun hidup di pengasingan.
Thaksin telah lama ingin pulang. Namun, dia menghadapi berbagai tuduhan kriminal yang menurutnya bermotivasi politik.
Baca juga : Kali Ini Mantap Pulkam, Eks PM Thaksin Mau Balik Ke Thailand Tanggal 22 Agustus
“Selasa, 22 Agustus 2023 pukul 9 pagi, saya akan menjemput ayah saya, Thaksin, di Bandara Don Muang,” ungkap putri Thaksin, Paetongtarn Shinawatra, salah satu kandidat PM dari Partai Pheu Thai, mengutip Channel News Asia, kemarin.
Menambahkan penjelasan putrinya, Thaksin juga memastikan kepulangannya. Dia mengaku ingin negaranya damai.
Baca juga : Ganjar Kembali Teratas
“Saya sudah tua, merindukan cucu. Saya ingin bersama keluarga,” tegas Thaksin.
Kepulangan Thaksin bertepatan dengan pemungutan suara di Parlemen Thailand, Selasa (22/8), untuk menyelesaikan kebuntuan politik sejak Mei lalu. Parlemen akan menentukan apakah Srettha Thavisin-dari Partai Pheu Thai, yang terkait Thaksin, terpilih sebagai PM Thailand yang baru.
Baca juga : Bangganya Kudela Jadi Kapten Macan Kemayoran
Untuk menjadi PM, Srettha perlu mengumpulkan suara mayoritas di Majelis Rendah yang terdiri dari 500 anggota Parlemen terpilih. Selain itu, dia juga membutuhkan suara dari 250 anggota Senat yang dipilih militer.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya