Dark/Light Mode

Dubes Saud Purwanto Krisnawan Promosi Film Indonesia Di Afsel

Rabu, 22 November 2023 06:21 WIB
Dubes Saud Purwanto Krisnawan tengah bersama para perwakilan negara ASEAN di pembukaan ASEAN Film Festival, Jumat (17/11/2023). (Foto KBRI Pretoria)
Dubes Saud Purwanto Krisnawan tengah bersama para perwakilan negara ASEAN di pembukaan ASEAN Film Festival, Jumat (17/11/2023). (Foto KBRI Pretoria)

RM.id  Rakyat Merdeka - Diplomasi lewat media film, jamak dilakukan dalam pergaulan antar bangsa. Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Afrika Selatan Saud Purwanto Krisnawan mengaku sangat gembira film Indonesia bisa diputar di Johannesburg, Afrika Selatan (Afsel).

Film Indonesia itu merupakan satu dari tujuh film pilihan dari tujuh negara anggota ASEAN diputar dalam acara ASEAN Film Festival (AFF) di The Bioscope Independent Cinema, Johannesburg, Afrika Selatan, 17-19 November 2023. Acara ini diinisiasi organisasi payung perwakilan negara-negara anggota Perhimpunan Bangsa Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) di Pretoria, ASEAN Pretoria Committee (APC).

Dalam keterangan tertulisnya, Minggu (19/11/2023), Dubes Saud mengatakan, acara ini diadakan untuk memperkenalkan keindahan dan budaya negara-negara di ASEAN kepada penikmat film di Afrika Selatan.

Baca juga : Penguatan Literasi untuk Kedaulatan Indonesia Emas 2045

Hari Pertama AFF, Jumat (17/11/2023), acara dibuka dengan pemutaran film asal Negeri Gajah Putih, Thailand, berjudul “Bad Genius”, diikuti film Malaysia dengan judul “Eraser.”

Di hari kedua, Sabtu (18/11/2023), diputar film asal tiga negara, yakni Myanmar, Vietnam dan Indonesia.

Untuk film dari Indonesia, dipilih film berjudul “Aku Rindu (The Greatest Love).” Adapun pada hari terakhir AFF, diputar film dari Singapura dan Filipina yang tampil dengan film “7 Letters” dan “Ang Dalawang Mrs. Reyes.”

Baca juga : Mitsubishi Tertarik Produksi XForce Hybrid Di Indonesia, Tapi…

“Saya sangat senang film Indonesia bisa ikut serta di pentas ini. Kami berkomitmen akan terus mempromosikan film-film Indonesia,” kata Saud.

Ia menambahkan, akan mendorong kolaborasi antar produser dalam proyek-proyek film di kedua negara.

Film dinilai tak hanya menjadi pengantar pengenalan budaya yang baik dalam menjembatani perbedaaan pemahaman antar bangsa, tapi juga alat bagi penyambung pesan-pesan perdamaian dunia.

Baca juga : Presiden Jokowi Paparkan Potensi Investasi Di Indonesia Ke Para Pebisnis Di AS

Duta Besar Myanmar untuk Afrika Selatan, Myint Swe, mengatakan, acara AFF ini merupakan upaya memperkenalkan ASEAN dan ASEAN identity negara-negara Asia Tenggara kepada masyarakat Afsel secara luas.

Salah satu penonton asal Johannesburg, Shadley Pather, mengaku antusias menghadiri acara AFF. Menurutnya, AFF membuka cakrawala baru pemikirannya, khususnya masyarakat Johannesburg dan sekitarnya soal negara-negara di Asia Tenggara.

Pemutaran film drama komedi “Aku Rindu (The Greatest Love)” besutan Sutradara Key Mangunsong dengan latar setting Larantuka, Nusa Tenggara Timur, mendapatkan sambutan positif dari penonton. Marzia, mahasiswi University of Johannesburg mengaku sangat suka dengan jalan cerita dari film ini dan terkesan dengan sinamatografinya. Dengan menonton film ini, dia pun jadi ingin lebih mengenal film-film asal Indonesia lainnya. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.