Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
10 Dekade Beroperasi Senyap Di Kiev
CIA Latih Tentara Ukraina Dan Mata-matai Moskow
Selasa, 27 Februari 2024 06:20 WIB
Sebelumnya
Moskow telah berulang kali menyebut, ancaman terhadap keamanan nasionalnya berasal dari meningkatnya aktivitas AS di wilayah Ukraina dan pergerakan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) di Kiev. Negara Beruang Putih itu juga mengatakan, operasi militer adalah salah satu usaha menjaga keamanan Rusia. Sementara Kiev menyatakan, tindakan Moskow sama sekali tidak beralasan.
Setelah Presiden Rusia Vladimir Putin melancarkan invasi pada 24 Februari 2022, setiap hari di hotel, personel CIA bertemu dengan kontak mereka di Ukraina untuk menyampaikan informasi. Presiden AS Joe Biden memberi wewenang kepada agen mata-mata untuk memberikan dukungan intelijen operasi mematikan melawan pasukan Rusia di tanah Ukraina.
Seringkali, briefing CIA berisi rincian yang sangat spesifik. Pada 3 Maret 2022, hari kedelapan perang, tim CIA memberikan gambaran yang tepat tentang rencana Rusia untuk dua pekan mendatang. Menurut CIA, Rusia akan membuka koridor kemanusiaan keluar dari kota Mariupol yang terkepung pada hari yang sama, dan kemudian menembaki warga Ukraina yang menggunakannya.
Baca juga : Proyek Dipecah Empat,Telan Biaya Rp 121 Miliar
Rusia berencana mengepung kota pelabuhan strategis Odesa. Namun badai menunda serangan tersebut dan Rusia tidak pernah merebut kota tersebut.
Kemudian, pada 10 Maret, Rusia bermaksud membombardir enam kota di Ukraina dan telah memasukkan koordinat ke dalam rudal jelajah untuk serangan tersebut. Rusia juga mencoba membunuh pejabat tinggi Ukraina, termasuk Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
Menurut seorang pejabat senior Ukraina sumber NYT, setidaknya, CIA berbagi informasi intelijen yang membantu Ukraina menggagalkan rencana pembunuhan sang Presiden.
Baca juga : Andrea Gunawan, Rekam Orang Lagi Mesum, Dikecam Netizen
Muncul pertanyaan dari para perwira intelijen Ukraina kepada rekan-rekan mereka di Amerika, ketika anggota Partai Republik di DPR AS mempertimbangkan apakah akan memotong bantuan miliaran dolar, apakah CIA akan meninggalkan mereka.
“Hal ini pernah terjadi di Afghanistan sebelumnya dan sekarang akan terjadi di Ukraina,” ujar seorang perwira senior Ukraina. DAY
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Selasa, 27 Februari 2024 dengan judul "10 Dekade Beroperasi Senyap Di Kiev, CIA Latih Tentara Ukraina Dan Mata-matai Moskow"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya