Dark/Light Mode

Gandeng Siber, Google Buru Aplikasi Berbahaya

Jumat, 8 November 2019 12:43 WIB
Gandeng Siber, Google Buru Aplikasi Berbahaya

RM.id  Rakyat Merdeka - Google mulai bertindak cepat, seiring maraknya aplikasi mencurigakan yang mengganggu pengguna ponsel pintar. 

Google menggandeng tiga perusahaan keamanan siber untuk menyaring dan menghapus aplikasi mencurigakan yang mendaftar di Google Play Store.

Baca juga : Desa Hantu, Menteri Hantu, Atau Komunikasi Perhantuan

Google membentuk tim App Defence Alliance dengan tiga perusahaan keamanan siber - ESET, Lookout dan Zimperium. 
Ketiga perusahaan ini sebelumnya, sudah pernah membantu Google menyaring aplikasi mencurigakan yang mendaftar di Google Play Store.

"Kami ingin agar para aplikasi mencurigakan ini bisa dihentikan sebelum bisa diakses di Play Store," bunyi pernyataan pihak Google dikutip TechCrunch, Jumat (8/11).

Baca juga : Gandeng Kadin, Telkomsel Digitalisasi Industri Kreatif

Google merasa tim penyaring ini perlu dibentuk mengingat besarnya jumlah pengguna android. Secara global, ada 2,5 miliar pengguna ponsel pintar. Mereka semua dinilai sama tlrentannya terkena aplikasi mencurigakan yang menyebar malware untuk tindak pencurian data.

Dalam beberapa tahun terakhir, Google telah berusaha untuk menindak para pengembang aplikasi yang merilis aplikasinya di Play Store dengan menyematkan iklan penipuan.

Baca juga : Ada Usulan, Gedung Ibu Kota Baru Berbentuk Rumah Adat

Google sendiri sudah membangun sistem perlindungan malware yang dinamakan Google Play Protect pada perangkat Android. Play Protect juga berfungsi untuk mendeteksi miliaran aplikasi setiap harinya di Play Store. [DAY]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.