Dark/Light Mode

Dipolisikan Karena Terlibat Kejahatan Perang Di Gaza

Pejabat Dan Politisi Inggris Dituding Sokong Israel

Sabtu, 25 Mei 2024 07:00 WIB
Seorang warga Palestina menangisi kerabatnya yang tewas dalam serangan Israel di kamar mayat Rumah Sakit Martir Al-Aqsa di Deir el-Balah, Gaza, 22 Mei 2024.
Seorang warga Palestina menangisi kerabatnya yang tewas dalam serangan Israel di kamar mayat Rumah Sakit Martir Al-Aqsa di Deir el-Balah, Gaza, 22 Mei 2024.

RM.id  Rakyat Merdeka - Pejabat hingga politisi Inggris dilaporkan ke polisi karena dituduh terlibat dalam kejahatan perang di Gaza, Palestina. Pengaduan ini disampaikan International Centre of Justice for Palestinians (ICJP) pada 17 Mei 2024.

ICJP merupakan organisasi independen yang menyuarakan hak-hak warga Palestina yang bermarkas di Harrow, Inggris. Anggota organisasi ini terdiri dari pengacara, politisi dan akademisi.

Laporan ICJP pada bulan ini melengkapi laporan yang disampaikan pada Januari 2024. Pengaduan baru yang diajukan ICJP pada 17 Mei 2024, menyinggung adanya potensi keterlibatan pejabat tersebut yang dengan sengaja membuat warga Palestina kelaparan.

Baca juga : Kebijakan Rawan Bikin Rakyat Kecil Sengsara

ICJP menyebutkan 22 orang, termasuk lima menteri senior Inggris terlibat dalam dugaan kejahatan perang Israel dengan membantu dan bersekongkol melalui dukungan militer dan dorongan moral.

ICJP menyerahkan pengaduan setebal 60 halaman bersama dengan 800 halaman bukti yang dikumpulkan dari 19 profesional medis yang telah bekerja di Gaza sejak 7 Oktober 2023.

Menurut Al Jazeera, ini salah satu laporan paling komprehensif yang diajukan ke Scotland Yard, alias kepolisian yang bertanggung jawab atas keamanan di wilayah London.

Baca juga : Man. City Vs Man. United, The Citizens Mau Pecahkan Rekor

Nama-nama politisi dalam pengaduan dirahasiakan agar Kepolisian Metropolitan mempunyai ruang untuk meninjau bukti-bukti tersebut. Laporan ini juga melibatkan politisi dan militer Israel, serta warga negara Inggris yang berjuang untuk militer Israel.

Dalam sebuah pernyataan, polisi London mengatakan bahwa pengaduan pidana tersebut sedang ditinjau untuk menentukan apakah diperlukan tindakan lebih lanjut atau penyelidikan formal. Jika pihak kepolisian memutuskan membuka penyelidikan kriminal formal, para pejabat, politisi maupun pelaku yang dilaporkan dapat ditangkap dan diadili.

Pengaduan ICJP mencakup banyak bukti. Mereka merinci hal-hal yang mengerikan tentang bagaimana blokade Israel terhadap Gaza.

Baca juga : Rinov Dan Pitha Melaju, Putri KW Angkat Koper

ICJP merinci bagaimana Israel melakukan penundaan untuk mengizinkan obat-obatan, bahan bakar, makanan dan air masuk ke Jalur Gaza. Hal ini telah mengakibatkan kerugian dan penderitaan yang mengerikan bagi warga Gaza.

Seorang dokter melaporkan, hingga 90 persen pasiennya sangat kurus. Sementara dokter lain melaporkan bahwa ada bayi yang mengalami kekurangan gizi, sehingga tidak mempunyai tenaga untuk menangis.

Banyak dokter melaporkan kekurangan obat pengurang rasa sakit, seperti morfin dan ketamin, yang digunakan untuk merawat pasien yang terluka dan selama operasi.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.