Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dipolisikan Karena Terlibat Kejahatan Perang Di Gaza
Pejabat Dan Politisi Inggris Dituding Sokong Israel
Sabtu, 25 Mei 2024 07:00 WIB
Sebelumnya
Dokter lain melaporkan adanya seorang gadis berusia11 tahun dengan luka bakar di sekujur tubuhnya tidak mendapatkan obat pereda nyeri di saat-saat terakhirnya, karena kekurangan obat.
Dalam kasus lain, tidak ada obat pereda nyeri untuk membantu anak berusia tujuh tahun yang mengalami cedera akibat ledakan, sehingga dokter harus bernyanyi untuk anak tersebut sebagai satu-satunya cara untuk menenangkan diri.
Direktur ICJP sekaligus Kepala Hukum Internasional Tayab Ali mengatakan, keterlibatan pejabat dan politisi Inggris muncul dalam berbagai bentuk. Baik itu memberikan perlindungan politik, mendorong tindakan kriminal atau memasok senjata.
Baca juga : Kebijakan Rawan Bikin Rakyat Kecil Sengsara
“Kami bermaksud memastikan bahwa tuduhan kejahatan perang terhadap tersangka penjahat perang Israel dan mereka yang mendukungnya diadili, baik di mahkamah kejahatan internasional, di Inggris atau di seluruh dunia,” katanya.
Pemerintah Inggris menjadi pendukung setia Israel setelah serangan Hamas pada 7 Oktober 2023. Mulai dari memasok senjata hingga menyuarakan dukungan.
Perdana Menteri (PM) Rishi Sunak mengatakan, Israel mempunyai hak untuk mempertahankan keamanannya. Namun, dia juga menyerukan jeda kemanusiaan untuk memungkinkan bantuan masuk ke Gaza.
Baca juga : Man. City Vs Man. United, The Citizens Mau Pecahkan Rekor
Soal pengaduan pidana ICJP, Kementerian Luar Negeri Inggris meyakini Israel telah bertindak sesuai hukum internasional.
“Namun kami juga sangat prihatin dengan dampaknya terhadap penduduk sipil di Gaza. Kami hati-hati meninjau saran mengenai kemampuan dan komitmen Israel terhadap hukum kemanusiaan internasional dan bertindak sesuai dengan saran tersebut,” bunyi keteranganitu.
Perang di Jalur Gaza dimulai setelah serangan faksi Palestina yang berkuasa di Gaza, Hamas, menyerang Israel selatan pada 7 Oktober 2023. Saat itu, Hamas juga menyandera lebih dari 200 warga Israel.
Baca juga : Rinov Dan Pitha Melaju, Putri KW Angkat Koper
Dengan dalih ‘mempertahankan diri’, Israel melakukan serangan balasan secara membabi buta di Jalur Gaza. Kebrutalan militer Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 35.000 warga Palestina yang kebanyakan warga sipil, termasuk wanita dan anak-anak.
Dunia mengutuk Pemerintahan PM Israel Benjamin Netanyahu yang bertanggung jawab atas genosida yang dilakukan di wilayah tersebut. Termasuk para sekutu Israel yang diduga turut terlibat kejahatan perang di Jalur Gaza. LDU
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Sabtu, 25 Mei 2024 dengan judul "Dipolisikan Karena Terlibat Kejahatan Perang Di Gaza Pejabat Dan Politisi Inggris Dituding Sokong Israel"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya