Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Diserahkan Langsung Oleh Fikrul Hanif Sufyan
Kulliyatul Muballighien Jadi Koleksi Bacaan University of Melbourne Australia
Kamis, 30 Mei 2024 12:51 WIB
Sebelumnya
Selain telah menuntaskan buku yang dipublikasikan pada 2022 lalu itu, sebelum menjadi visiting scholar, Fikrul telah menyelesaikan dua naskah yang nantinya dipublikasikan, yakni Fort de Kock dan Depresi Ekonomi, serta Mencari Jejak Hamka di Kauman Padang Panjang.
Di samping sebagai visiting scholar, Fikrul juga mengisi kegiatannya selama di Unimelb dengan mengajar mata kuliah Southeast Asian History, Religion and Politics dan Indonesia in The World serta mengikuti tutor diskusi yang dipandu oleh Bronwyn Beech Jones untuk tiga sesi kelas.
Baca juga : Kisah Di Balik Di-Digoel-kannya Mochtar Lutfi
Selasa (28/5/2024) lalu, Uda Minang ini juga mempresentasikan kisah keberadaan Kuminih di Sumatra Barat pada masa Kolonial Belanda. “Saya tidak menduga, presentasi itu menjadi pusat perhatian dan banyak yang datang di Indonesia Forum. Mereka antusias dengan pergumulan antara Islam, Marxis dan adat Minangkabau di Masa Kolonial Belanda itu,” ungkap Fikrul.
Acara presentasi yang berlangsung di Sidney Mayer Asia Centre University of Melbourne yang diorganisir dengan baik oleh Bronwyn Beech Jones dan Monika Swasti Winarnita itu berlangsung dari pukul 11.30 siang sampai pukul 12.30 waktu Melbourne, Australia.
Baca juga : Tersedot Turbin Pesawat KLM, Seorang Pria Tewas Di Bandara Schiphol Amsterdam
“Tidak hanya mengajar dan presentasi, juga berkolaborasi dengan Bronwyn untuk riset, mengenai eksterniran Digoel di Kamp Tahanan Cowra Australia. Untuk itu, secara khusus, saya mengucapkan terima kasih untuk rekomendasi dan bantuan Bron, sehingga saya bisa menjadi visiting scholar di sini," pungkas Fikrul. (*)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya