Dark/Light Mode

Pesawat Mogok Di Port Moresby, PM Selandia Baru Lanjutkan Perjalanan Naik ANZ

Selasa, 18 Juni 2024 17:44 WIB
PM Selandia Baru Christopher Luxon turun dari pesawat Angkatan Udara Kerajaan Selandia Baru di Port Moresby, 16 Juni 2024. (Foto: Andrew Kutan/AFP/Getty via CNN Int)
PM Selandia Baru Christopher Luxon turun dari pesawat Angkatan Udara Kerajaan Selandia Baru di Port Moresby, 16 Juni 2024. (Foto: Andrew Kutan/AFP/Getty via CNN Int)

RM.id  Rakyat Merdeka - Jika ada pesawat yang melakukan pendaratan tidak terjadwal, bisa jadi terkait kondisi darurat medis. Namun, pesawat Air New Zealand (ANZ) punya alasan berbeda untuk pemberhentian yang tidak direncanakan.

ANZ mendarat tak terjadwal pada Senin (17/6/2024), demi menjemput Perdana Menteri (PM) Selandia Baru Christopher Luxon dan sekelompok pemimpin bisnis terkemuka, yang pesawatnya mogok.

Kala itu, PM Luxon Cs sedang dalam perjalanan ke Tokyo untuk menghadiri pertemuan puncak dengan PM Jepang Fumio Kishida.

Baca juga : Menteri PUPR Basuki Hadimuljono Sambut Positif Pencalonan ARN Jadi Ketum GAPENSI

Di tengah jalan, Pesawat Royal New Zealand Defense Force yang ditumpangi PM Luxon Cs, berhenti di Port Moresby, Papua Nugini untuk mengisi bahan bakar.

Namun, pesawat Boeing 757 yang berusia lebih dari 30 tahun itu mengalami masalah sekring, dan tidak dapat melanjutkan perjalanan.

Beruntung, salah satu dari pemimpin bisnis dalam delegasi itu adalah CEO Air New Zealand (ANZ) Greg Foran. Foran lalu mengatur penerbangan komersial ANZ rute Auckland-Tokyo, agar melewati Port Moresby dan menjemput beberapa penumpang yang terdampar, termasuk PM Luxon.

Baca juga : Indonesia Harus Kuatkan Perkawanan & Pertahanan

Secara kebetulan, Luxon yang terpilih pada tahun 2023, pernah berkarier sebagai CEO Air New Zealand sebelum terjun ke dunia politik.

Menteri Pertahanan Selandia Baru, Judith Collins menyebut situasi ini memalukan.

"Kami memiliki pesawat yang sangat tua, tetapi kami berharap pesawat itu bisa tampil apik seperti pesawat baru. Dan itu tidak mungkin," kata Collins dalam sebuah wawancara dengan stasiun radio Kiwi Newstalk ZB.

Baca juga : RI-India Bisa Redakan Kekacauan Di Dunia

Ini bukan pertama kalinya pemimpin Selandia Baru terdampar karena kerusakan pesawat. Tahun 2022, pesawat PM Jacinda Ardern mogok di Washington DC, Amerika Serikat pada 2022. Sehingga terpaksa  harus menghabiskan malam di stasiun penelitian Selandia Baru di Antartika.

Ardern dan tim akhirnya naik jet militer Italia, untuk pulang ke negaranya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.