Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Hadapi Sengketa Laut China Selatan
Indonesia Harus Kuatkan Perkawanan & Pertahanan
Jumat, 31 Mei 2024 07:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Akhir April 2024, gelombang Laut China Selatan yang siang itu tampak tenang, bergolak. Sebuah kapal logistik Filipina terlihat terhempas, ditembak meriam air bertekanan tinggi dari kapal penjaga pantai alias coastguard China.
Seperti pertarungan David versus Goliath, kapal Filipina yang ukurannya tak sebanding dengan kapal raksasa coastguard China, tampak tak berdaya.
Ini bukan kali pertama. Dalam satu kejadian pada Desember 2023, salah satu kapal yang ditembak ternyata dinaiki Panglima Angkatan Bersenjata Filipina Jenderal Romeo Brawner. Akibatnya, ada kapal yang mengalami kerusakan mesin akibat semprotan air bertekanan tinggi.
Bukan hanya itu, beberapa kapal logistik Filipina sengaja ditabrak Kapal Penjaga Pantai China yang ukurannya lebih besar.
Baca juga : Kemdikbudristek Tarik Buku Panduan Rekomendasi Sastra
Filipina langsung melayangkan protes. Namun, insiden itu tak berbuntut panjang. Selain karena tak ada korban, China juga tak mengetahui ada orang penting di dalam salah satu kapal yang menjadi target.
Persoalan Laut China Selatan kian ruwet seiring langkah China yang terus melakukan langkah provokatif di wilayah perairan tersebut.
Laut China Selatan beririsan dengan wilayah negara-negara Asia Tenggara, yakni Vietnam, Filipina, Malaysia, Brunei Darussalam, serta Indonesia.
Negara kita perlu menjaga kedaulatan, serta mengantisipasi berbagai potensi yang mungkin terjadi.
Baca juga : Beringin Bakal Ngusung Putrinya Akbar Tandjung
Saat ini, Indonesia perlu terus mempererat hubungan kerja sama antarnegara. Selain itu, pertahanan militer juga kudu dikuatkan.
Kedaulatan Indonesia harus tetap terjaga. Perlu mengantisipasi berbagai potensi yang mungkin terjadi.
Indonesia perlu terus mempererat hubungan kerja sama antar negara. Selain pertahanan militer juga kudu dikuatkan.
Laut China Selatan memiliki daya tarik yang luar biasa. Terkandung nilai cuan yang tidak terhitung.
Baca juga : Ternyata, Ada Juga Wakil Rakyat Yang Kasih Dukungan
Laut China Selatan sejak tempo dulu tergolong sebagai jalur pelayaran tersibuk di dunia. Tidak cuma itu, Laut China Selatan kaya akan hayati, khususnya ikan konsumsi.
Di bawah lapisan terdalam, juga terdapat sumber daya alam melimpah ruah seperti minyak dan gas. Inilah magnet kencang yang menjadi daya tarik selain soal kedaulatan.
Meski namanya Laut China Selatan, bukan berarti ini milik China. Nama tersebut muncul dari sebutan orang-orang Eropa. Sejak dulu bangsa Eropa menggunakan laut ini sebagai rute pelayaran bisnisnya dari Eropa dan Asia Selatan ke pos-pos dagang di China.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya