Dark/Light Mode

Kakak Presiden UEA Wafat

Dubai Berkabung Tiga Hari

Selasa, 19 November 2019 17:53 WIB
Sheikh Sultan bin Zayed al Nahyan
Sheikh Sultan bin Zayed al Nahyan

RM.id  Rakyat Merdeka - Warga Uni Emirat Arab (UEA) tengah berduka. Kakak Presiden UEA Sheikh Khalifa, Sheikh Sultan bin Zayed al Nahyan wafat pada Senin (18/11). 

Dubai pun menjalani hari berkabung selama tiga hari untuk mengenang putra pendiri UEA yang wafat di usia 64 tahun ini.

Baca juga : Gelar Piala Presiden, Basket Catat Sejarah Baru

Seluruh institusi pemerintah dan rumah warga pun memasang bendera setengah tiang untuk menghormati jasa Sheikh Sultan bin Zayed al Nahyan.
Ucapan duka pun mengalir dari rekan dan sejumlah pemimpin negara. Wakil Presiden UEA Sheikh Mohammed bin Rashid menyampaikan ucapan dukanya lewat akun Twitternya.
"Putra Zayed meninggalkan jejak luar biasa bagi UEA. Dia memiliki tempat spesial bagi seluruh warga Emirat. Semoga Tuhan menerima semua amal baik anda," kicau Sheikh Mohammed dalam akun pribadinya.

Putra Mahkota Abu Dhabi, sekaligus Komandan Tertinggi Militer UEA Sheikh Mohamed bin Zayed menggambarkan saudaranya sebagai sosok yang cinta tanah air dan dianggap sebagai simbol negara oleh warga UEA.
"Sheikh Sultan membantu Shiekh Zayed meletakkan pondasi berdirinya dan bersatunya Emirat. Dia melayani warganya dengan hati," ujar Sheikh Mohamed.

Baca juga : Trump ke Korut: Biden Lambat, Tapi Bukan Anjing Gila

Di Twitter, ucapan bela sungkawa mulai mengalir dari warga UEA hingga para pemimpin dunia. Anggota Dewan Tertinggi UEA Sheikh Hamad bin Mohammed al Sharqi menyebut Sheikh Sultan sebagai "negarawan yang paling cinta rakyat."
"Dengan rasa cintanya, dia selalu membantu sang ayah mendirikan negara yang kita banggakan sekarang ini," ujar Sheikh Hamad dikutip The National.
Perdana Menteri India Narendra Modi juga mencuitkan rasa dukanya atas kepergian Sheikh Sultan.
"Ucapan duka saya kirimkan kepada yang mulia Presiden Uni Emirat Arab Sheikh Khalifa bin Zayed Al Nahyan atas berpulangnya Sheikh Sultan bin Zayed Al Nahyan. Di masa sulit ini, kami kirimkan doa dan semoga keluarga yang ditinggalkan bisa dikuatkan," cuit Modi di @narendramodi.

Para duta besar negara sahabat yang ngepos di UEA pun juga menyampaikan rasa duka mereka.
Sheikh Sultan pernah menjalani pendidikan di Millfield School, Somerset dan mengikuti sekolah militer di Sandhurst Military Academy.

Baca juga : Top, Palembang Ke Lampung Bisa Ditempuh 3 Jam

Sebelumnya dia pernah duduk di posisi wakil perdana menteri. Namun, kemudian dia pindah sebagai perwakilan khusus presiden.
Sheikh Sultan dikenal sebagai sosok yang mencetuskan festival kebudayaan di Sweihan, Abu Dhabi.
Festival ini dikenal dengan kontes kecantikan unta dan balap unta.

Kini, di UEA, dari Senin (18/11) hingga Rabu (20/11) semua acara hiburan di televisi dan radio diganti menjadi acara membaca ayat suci al-Quran dan pemutaran lagu klasik. [DAY]
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.