Dark/Light Mode

Usai Ditembak, Trump Mendarat Di New Jersey Mau Nginep Di Klub Golf

Minggu, 14 Juli 2024 12:47 WIB
Presiden ke-45 Amerika Serikat Donald Trump melambaikan tangan ke kamera, di Bandara International Newark Liberty, New Jersey, Amerika Serikat. (Foto Tangkapan Layar ABCNews)
Presiden ke-45 Amerika Serikat Donald Trump melambaikan tangan ke kamera, di Bandara International Newark Liberty, New Jersey, Amerika Serikat. (Foto Tangkapan Layar ABCNews)

RM.id  Rakyat Merdeka - Jet pribadi yang membawa Donald Trump mendarat tengah malam, Minggu (14/6/2024), di Bandara Internasional Newark Liberty, New Jersey, usai peristiwa percobaan pembunuhan.

Dilansir AP News, video yang diposting seorang ajudan menunjukkan mantan presiden tersebut turun dari pesawat, diapit agen Secret Service dan aparat bersenjata lengkap.

Ini adalah unjuk kekuatan yang luar biasa yang dilakukan para pengawalnya. Trump melambaikan tangan ke arah kamera. Ia turun tangga tanpa kesusahan, dalam video yang disiarkan ABCNews di website.

Selanjutnya, Trump berencana untuk bermalam di klub golf pribadinya di Bedminster, New Jersey.

Baca juga : Harga Ethereum Melonjak 26 Persen, Tembus Rp 63 Juta

Dalam pernyataannya di Truth Social Trump mengatakan, "Saya ditembak dengan peluru yang menembus bagian atas telinga kanan saya," tulis Trump.

 "Saya langsung tahu bahwa ada sesuatu yang tidak beres karena saya mendengar suara desingan, tembakan, dan langsung merasakan peluru menembus kulit."

Trump ditembak dari rooftop sebuah bangunan yang tak jauh dari Butler Farm Show, lokasi kampanye. Jaraknya sekitar 130 meter dari panggung kampanye Trump.

Kandidat Presiden AS dari Partai Republik itu sempat dilarikan ke fasilitas kesehatan setempat karena luka di telinganya akibat penembakan tersebut. Gubernur Pennsylvania Josh Shapiro menulis di X bahwa Trump telah meninggalkan wilayah Butler.

Baca juga : Bahas Cultural Diplomacy, President University Hadirkan Dubes Somalia

"Di bawah perlindungan Secret Service dan dengan bantuan Polisi Negara Bagian Pennsylvania," kata Shapiro. 

Penyidik Federal AS mengidentifikasi pelaku penembakan Trump saat kampanye di Pennsylvania, Sabtu 13 Juli 2024 waktu setempet, bernama Thomas Matthew Crooks merupakan seorang remaja berusia 20 tahun.

Dikutip dari NY Post, Crooks merupakan warga lokal. Ia tinggal di Bethel Park, Pennsylvania. Itu merupakan sebuah desa yang berjarak sekitar 130 km di selatan lokasi kampanye Trump.

Crooks tewas seketika karena ditembak petugas Secret Service.  Crooks melepaskan delapan peluru dari senapan jenis AR-15. Kemungkinan peluru itu selain mengarah ke Trump juga ke peserta kampanye lainnya.

Baca juga : Selangkah Lagi, Mbappe Mendarat Di Real Madrid

Seperti diberitakan, satu peserta kampanye  Trump dilaporkan meninggal dunia. Sementara beberapa orang dilaporkan mengalami luka parah.

FBI memastikan penembakan yang dilakukan Crooks sebagai upaya pembunuhan. Meskipun mereka belum memastikan apa motif penembakan tersebut.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.