Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Bakal Didengar Soal Nuklir Dan Dialog
Korsel Harap ASEAN Tegas Ke Korut
Jumat, 13 September 2024 14:51 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Meski belum bisa menuntaskan sejumlah permasalahan yang melibatkan anggotanya, organisasi Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (ASEAN) dipandang bisa berperan besar untuk perdamaian. Salah satunya, soal isu nuklir Korea Utara.
Seperti diketahui, ASEAN tampak “tumpul” mengatasi masalah yang terjadi di Myanmar. Namun, menurut Duta Besar Korea Selatan (Korsel) untuk ASEAN, Lee Jang Keun, ASEAN bisa berperan penting menyelesaikan masalah antara Korsel dengan Korea Utara (Korut).
Baca juga : Bahlil Dan Rosan Ngadu Ke DPR
Lee mengatakan, ASEAN bisa jadi perantara dialog antara kedua Korea. Khususnya terkait isu nuklir di Semenanjung Korea. Salah satu forum yang bisa dipakai adalah, Forum Regional ASEAN (ARF). Forum ini satu-satunya forum internasional, di mana Korsel dan Korut bisa bertemu.
“Apalagi, di situasi yang makin memanas, karena pernyataan Korut yang ingin meningkatkan persenjataan nuklirnya,” kata Lee, kepada para jurnalis peserta workshop program Indonesian Next Generation Journalist Network on Korea 2024 yang diselenggarakan Korea Foundation (KF) dan Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), di kawasan Jakarta Selatan, Selasa (10/9/2024).
Baca juga : Bank bjb Pastikan Para Penggemar Sheila On 7 Nikmati Konser Tanpa Kesulitan
ARF dibentuk ASEAN pada 1994, sebagai wahana dialog dan konsultasi mengenai hal-hal terkait politik dan keamanan di kawasan. Forum ini kerap dihadiri negara atau organisasi internasional di luar negara-negara anggota ASEAN. Antara lain, Korsel, Korut, Amerika Serikat (AS), Uni Eropa, hingga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Menurut Lee, ASEAN bisa mengirimkan pesan tegas kepada Korut. Sebuah pernyataan yang jelas dan tigak ambigu, terkait berbagai provokasi yang dilakukan negara yang dipimpin Kim Jong Un itu.
Baca juga : Ketua DPRD Malut Dicecar KPK Soal Sumber Dana Pembangunan Kantor PDIP di Sofifi
Dia menilai, suara ASEAN saat ini sangat penting. Maka, jika ASEAN meminta Korut berhenti, Lee yakin, negara itu akan memperhatikannya. Dia bahkan yakin, suara ASEAN tidak akan diabaikan Korut. Karena itu, penting bagi ASEAN untuk menyampaikan pernyataan yang kuat. “Bukan pernyataan yang lebih membuat nyaman,” katanya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya