Dark/Light Mode

Badai Salju Tak Dinginkan Suhu Politik Di Korsel

Massa Anti & Pro Kemah Di Depan Kediaman Yoon

Senin, 6 Januari 2025 05:30 WIB
Massa pendukung Presiden yang dimakzulkan, Yoon Suk Yeol, demo di dekat kediaman resminya, di tengah badai salju, di Distrik Yongsan, Seoul, Korea Selatan, Minggu (5/1/2025). (Foto Reuters Tyrone Siu)
Massa pendukung Presiden yang dimakzulkan, Yoon Suk Yeol, demo di dekat kediaman resminya, di tengah badai salju, di Distrik Yongsan, Seoul, Korea Selatan, Minggu (5/1/2025). (Foto Reuters Tyrone Siu)

 Sebelumnya 
Pada Jumat (3/1/2024), upaya penangkapan terhadap Yoon berakhir tanpa hasil setelah para penyidik dihadang pasukan keamanan. Ketegangan terus meningkat hingga Sabtu (4/1/2024).

Ribuan orang berunjuk rasa di luar kediaman Yoon. Kubu anti Yoon mendesak penangkapannya. Sedangkan kubu pro Yoon, menuntut agar pemakzulannya dianggap tidak sah. Demonstrasi berlanjut di hari Minggu (5/1/2024) meski badai salju melanda ibu kota.

Baca juga : Gagalkan Penangkapan Yoon Suk Yoel, Pejabat Paspampres Korsel Tolak Diperiksa

“Salju bukan halangan bagi saya. Saya akan tetap di sini sampai keadilan ditegakkan,” ujar demonstran anti Yoon, Lee Jin Ah (28) dikutip Reuters, Minggu (5/1/2025).

Dia bersama sejumlah massa anti Yoon tidur dan berkemah di depan kediaman Yoon untuk melakukan aksi.

Baca juga : Yoon Gagal Ditangkap

“Saya sengaja berhenti dari pekerjaan demi menegakkan demokrasi. Kami tidak akan pulang,” tegas Lee yang sebelumnya kerja di coffee shop.

“Rumah saya dua jam dari sini dan pulang ke rumah lalu balik lagi, lelah juga,” imbuhnya.

Baca juga : Yoon Suk Yeol Gagal Ditahan Setelah 6 Jam Dihalangi Paspamres

Sementara itu, Park Young Chul (70), dari kelompok pro Yoon, menegaskan dia tidak mau kalah dengan kelompok saingannya. Meski sudah lansia, semangatnya tak pudar.

“Saya pernah ikut perang di suhu minus 20 derajat. Ini bukan apa-apa. Ini perang baru untuk saya,” ujarnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.