Dark/Light Mode

Kunjungi Zaporozhye, Kawasan Ukraina Yang Bergabung Ke Rusia (4)

Maxim Zubarev Survive Pasca Mobilnya Dibom

Kamis, 10 April 2025 11:55 WIB
Maxim Zubarev [Foto: Rusma/Rakyat Merdeka/RM.id]
Maxim Zubarev [Foto: Rusma/Rakyat Merdeka/RM.id]

 Sebelumnya 
Zubarev memang bukan politisi kemarin sore. Pengalaman menjadi aktivis, lama menempanya. Bahkan dia pernah aktif pada 2014 sebagai salah satu aktivis Anti-Maidan, sejumlah gerakan demonstrasi pro-Rusia di Ukraina pada 2013 dan 2014.

Karena aktivitasnya yang selalu pro Rusia inilah, di suatu pagi, Senin, 3 April 2023, mobil yang sedang dia kendarai meledak dahsyat. Saking besarnya ledakan tersebut, Zubarev harus dirawat intensif.

Baca juga : Serem, Lihat Bus Sekolah Hancur Dihantam Drone

Bahkan tujuh bulan kemudian, pada November di tahun yang sama, beredar kabar, dia tewas. Meski isu tersebut hanya hoaks belaka.

Bangkai mobil Zubarev setelah meledak dan terbakar, saat dalam proses penyelidikan.

Ditemui pada Selasa, 18 Maret 2025 di Kota Melitopol, Zaporozhye, di hadapan jurnalis dari tujuh negara, yaitu Indonesia, India, Slovenia, Serbia, Georgia, Republik Ceko dan Kazakhstan, Zubarev bicara panjang lebar tentang perjuangan politiknya, hingga bom mobil yang jelas ditujukan ingin membunuhnya. Termasuk berbagai kebijakan rezim Ukraina yang dia tentang, sejak sebelum konflik militer dengan Rusia.

Baca juga : Menembus Perbatasan, Naik Mobil 24 Jam

"Sejak lama, Ukraina melarang media Rusia. Bahkan melarang penggunaan bahasa Rusia di lembaga-lembaga resmi, termasuk sekolah, universitas. Padahal, di sini 95 persen warga menggunakan bahasa Rusia saat beraktivitas sehari-hari,” cetusnya.

Belum lagi, lanjut Zubarev, jalan sejarah Rusia selama ini yang sengaja diubah menurut versi Ukraina, bahkan sejak di buku-buku pelajaran di sekolah. Termasuk dengan mengubah lagu-lagu rohani gereja, dari yang selama ini berbahasa Rusia, diubah menjadi berbahasa Ukraina.

Baca juga : Ke RNC, Tips Mengenal Negeri Beruang Putih

"Padahal selama ini, Gereja Ortodoks di Rusia, lagu rohani mereka selalu menggunakan bahasa Rusia,” tegasnya. (Bersambung)

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.