Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Iran Balas Serang Israel
Tel Aviv Goncang, Sirine Meraung-raung
Minggu, 15 Juni 2025 08:15 WIB
Sebelumnya
Israel Tutup Kedutaan Seluruh Dunia
Usai memborbardir Iran, Pemerintah Israel memutuskan menutup semua kedutaannya di seluruh dunia. Selain itu, warganya juga diimbau untuk tetap waspada dan tidak menunjukkan simbol-simbol Yahudi maupun Israel di hadapan publik.
“Mengingat perkembangan terkini, misi Israel di seluruh dunia akan ditutup,” tulis salah satu pernyataan yang diunggah di berbagai situs web Kedutaan, kemarin.
Israel menangguhkan layanan konsuler. Pemerintah Zinonis ini menyarankan warganya bekerja sama dengan otoritas keamanan setempat jika terjadi insiden permusuhan. Belum ada pemberitahuan lebih lanjut berapa lama kedutaan akan ditutup.
Baca juga : Jokowi Ditanyai Soal Izin Tambang Di Raja Ampat
Warga negara Israel di luar negeri, didesak melengkapi formulir, memberi tahu Kementerian Luar Negeri tentang keberadaan mereka untuk membantu mengoordinasikan pemulangan para prajurit cadangan dan mengatur penerbangan penyelamatan.
Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal PBB Urusan Politik Rosemary DiCarlo juga mendesak kedua pihak tak gegabah. “Kita semua harus menggunakan segala cara menghindari konflik yang semakin besar yang akan berkonsekuensi global,” ingatnya.
Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut, agresi rezim Zionis pelanggaran terhadap hukum dan norma internasional. Hal itu dikatakan saat melakukan panggilan telepon dengan Presiden Iran, Masoud Pezeshkian Jumat (13/6/2025) malam.
Putin turut menyampaikan belasungkawa atas tewasnya sejumlah warga sipil, ilmuwan nuklir, dan pejabat militer, serta menyatakan simpati kepada pemerintah dan rakyat Iran.
Baca juga : Soal 4 Pulau Yang Diserahkan Ke Sumut, Gubernur Aceh Mau Lobi Prabowo
“Rusia siap menjadi penengah untuk menghentikan ketegangan,” ujar Putin mengutip MEHR News Agency, Sabtu (14/6/2025).
Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia Sugiono prihatin dan mengutuk aksi serangan Israel kepada Iran yang berimplikasi meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Indonesia meminta semua pihak menahan diri.
“Kalau semua pihak tak menahan diri, tentu memperburuk situasi. Kita berharap yang terburuk tidak terjadi. Indonesia akan monitor terus,” kata Sugiono, kemarin.
Sedangkan Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI Judha Nugraha menyebut, masih ada 386 WNI yang berada di Iran. Mayoritas berstatus mahasiswa dan bermukim di Kota Qom, 152 kilometer dari Teheran.
Baca juga : Pulang Ke Tanah Air, Jemaah Pake Baju 7 Lapis
Dipastikan Judha, belum ada WNI yang menjadi korban. Kemenlu RI akan terus berkoordinasi dengan Kedutaan Besar RI di Teheran dan perwakilan RI di kawasan Timur Tengah untuk memonitor situasi yang kian membara.
“Kami menyampaikan imbauan kepada seluruh WNI, meningkatkan kewaspadaan, menjaga keselamatan diri serta menjaga komunikasi dan menginformasikan keadaan dan keberadaan mereka ke KBRI Teheran,” pesan Judha. [FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya