Dark/Light Mode

Virus Corona di China Telah Tewaskan 2.236 Orang, Dari 75.465 Kasus

Jumat, 21 Februari 2020 13:28 WIB
Foto,: SCMP
Foto,: SCMP

RM.id  Rakyat Merdeka - Komisi Kesehatan Nasional China (NHC) mengumumkan 899 tambahan kasus virus Corona jenis baru atau Covid-19 pada hari ini, Jumat (21/2). Angka ini meningkat 394 kasus, dibanding sehari sebelumnya.

Seperti dilaporkan South China Morning Post pada Jumat (21/2), total kasus terinfeksi virus Covid-19 di China daratan, kini telah mencapai angka 75.465 orang, dengan 2.236 korban jiwa.

Provinsi Hubei yang merupakan pusat penyebaran virus, melaporkan adanya peningkatan jumlah kasus baru virus Corona, Jumat (21/2).

Padahal, tiga hari sebelumnya, kasus baru yang dilaporkan Hubei selalu turun.

Baca juga : Kasus Corona Meroket, Korsel dan Vietnam Larang Warga Keluar Rumah

Namun, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menilai tren ini masih baik. Per Kamis (20/2), Otoritas Kesehatan Hubei melaporkan 411 kasus infeksi baru.

Jumlah ini naik 62 angka, dibanding sehari sebelumnya. Namun, tetap merupakan yang terendah sejak 26 Januari 2020.

Angka kematian di Hubei, juga mengalami kenaikan 115 angka dari 2.029 menjadi 2.144.

Mayoritas kasus kematian di Hubei, dilaporkan terjadi di ibu kota provinsi: Wuhan, yang merupakan titik awal berjangkitnya virus Covid-19.

Baca juga : Virus Corona Sudah Sampai Iran, Korbannya Ada Dua

Secara global, virus ini telah menjangkiti 76.716 orang dan merenggut 2.247 nyawa di sedikitnya 25 negara di dunia. Total pasien yang berhasil sembuh, telah mencapai 18.438 orang.

Pejabat China mengatakan, penurunan angka kasus terinfeksi ini merupakan bukti nyata bahwa pemerintah Negeri Tirai Bambu telah berhasil menekan laju penyebaran virus Covid-19 di Hubei, melalui berbagai pembatasan akses transportasi dan biaya lain yang menelan biaya cukup besar.

Dari Jenewa dilaporkan, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, wabah virus Covid-19 di China saat ini memang menunjukkan perlambatan.

Namun, virus mirip flu itu masih dapat menyebar luas di China, ataupun di negara-negara lain. "Tren ini bagus. Tapi, bukan waktunya untuk berpuas diri," ujar Tedros kepada wartawan, seperti dikutip Reuters, Jumat (21/2).

Baca juga : Sampai Hari Ini, Virus Corona Telah Tewaskan 1.868 Warga China

Sampai saat ini, 25 negara sudah melaporkan 1.076 kasus infeksi virus Covid-19 ke WHO.

Angka ini sangat rendah, dibanding total kasus infeksi di China, yang mencapai lebih dari 75 ribu. "Itu mungkin tidak akan bertahan lama," kata Tedros. [HES]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.