Dark/Light Mode

Duta Besar RI Untuk Swedia Merangkap Latvia, Bagas Hapsoro

Mau Promosikan Kopi Jabar di Stockholm

Jumat, 13 Maret 2020 07:05 WIB
Dubes  Bagas  Hapsoro  (kiri), Paul  Westin dari Swedish Energy Agency,  Prof Semida  Silveira  dari  KTH  Royal  Institute  of  Tech no lo gy  di  Stockholm  serta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Kantor Gubernur, Jawa Barat. (Foto: KBRI STOCKHOLM)
Dubes Bagas Hapsoro (kiri), Paul Westin dari Swedish Energy Agency, Prof Semida Silveira dari KTH Royal Institute of Tech no lo gy di Stockholm serta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Kantor Gubernur, Jawa Barat. (Foto: KBRI STOCKHOLM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Hubungan Diplomatik Indonesia Swedia pada tahun ini memasuki usia 70 tahun. rencananya kedua negara akan memperingati perayaan diplomatik tersebut. Momentum itu pun akan dimanfaatkan secara maksimal menjadi ajang promosi Indonesia di Swedia.

Berbagai kegiatan rencananya akan dilakukan sebagai bagian dari rangkaian acara. Meliputi seminar perdagangan, investasi, pariwisata, dan penyelenggaraan malam kesenian dan kebudayaan sekaligus menjadi ajang promosi Indonesia di Swedia.

Duta Besar RI untuk Swedia merangkap Latvia, Bagas Hapsoro mengatakan, Indonesia memiliki peluang kunjungan wisatawan asal Swedia. Namun, menurut dia, kendalanya hingga saat ini adalah promosi tentang Indonesia belum maksimal, sehingga jumlah wisatawan asal Swedia masih kurang.

"Potensi kunjungan wisatawan Swedia sangat besar. (Namun masih) Kurangnya pemahaman masyarakat setempat mengenai daerah-daerah wisata Indonesia dan keberagaman budaya yang dimiliki Indonesia selain Bali,” katanya.

Baca juga : Dorong Investasi Keamanan Jalan Perhubungan Darat

KBRI Stockholm pun mulai melakukan sosialisasi ke Tanah air. Hal itu dilakukan untuk menarik pemerintah daerah maupun stakeholder lainnya untuk tertarik berpartisipasi dalam rangkaian acara tersebut.

Selama di Indonesia, salah satu yang dikunjungi Dubes Bagas yakni Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

“Ini tindak lanjut dari kunjungan Gubernur Jawa Barat ke Swedia tahun lalu,” keterangan pers Bagas.

Ia melihat, ada beberapa potensi dari Provinsi Jawa Barat yang bisa ikut dipromosikan ke masyarakat Swedia. “Menekankan pentingnya untuk memanfaatkan momentum yang baik tersebut, khususnya promosi kopi Jabar,” ujarnya.

Baca juga : Rayakan Ultah Kaisar Naruhito, Plus Promo Olimpiade dan Paralimpiade

Dia menilai, salah satu peluang yang bisa dimanfaatkan oleh Pemprov Jabar yakni dengan membuka cafe kopi di Swedia. “Terdapat peluang besar untuk mewujudkan pembukaan cafe kopi di Stockholm, tantangan terbesar hanya permanent resident, izin kerja dan modal yang cukup,” ujar Dubes Bagas.

Kang Emil sapaan akrab Ridwan Kamil, menyambut baik. Dia menegaskan Jabar memiliki potensi ekonomi besar dan tujuan investasi tertinggi di Indonesia dan tengah melakukan pembangunan khususnya proyek bioenergi dan pengolahan waste energi yang cocok dengan tehnologi Swedia.

“Swedia jangan sampai ketinggalan untuk investasi di Jabar” ujar Emil. Dia juga menyampaikan rencana mempromosikan kopi asal Jabar. “Jabar memiliki basis perkebunan kopi sejak jaman penjajahan Belanda, menghasilkan banyak jenis kopi berkualitas yang akan dipasarkan ke dunia,” kata dia.

Tak hanya itu, dia menyampaikan tahun ini juga café kopi di Swedia itu akan segera dibuka. Coffe House pertama telah didirikan di melbourne beberapa waktu lalu dan selanjutnya Stockholm ditargetkan pada tahun 2020.

Baca juga : Jadi Model Pijat Kepala Promosi Spa Tradisional

Pada kesempatan itu, Paul Westin dari Swedish Energy Agency menyampaikan kepada Kang Emil Laporan Business Sweden “Make Way for Indonesia” yang diluncurkan di Swedia 3 maret 2020 oleh Menteri Energi dan Pengembangan Digitalisasi, Anders Ygeman. [NNM]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.