Dark/Light Mode

Duta Besar Indonesia Tantowi Yahya

Lockdown Sudah Longgar, Warga Selandia Baru Tetap Waspada Tingkat Tinggi

Selasa, 19 Mei 2020 05:10 WIB
Duta Besar Tantowi Yahya live di webinar. (Foto IST)
Duta Besar Tantowi Yahya live di webinar. (Foto IST)

 Sebelumnya 
Selanjutnya, pada 23 Maret 2020, Selandia Baru masuk ke level tiga. Dan, dua hari kemudian lockdown total. Saat lockdown, kehidupan seperti berhenti. Warga dilarang bepergian. Semua kegiatan ditutup. Kecuali untuk kepentingan penanganan Covid-19.

Di bawah UU yang memang sudah disiapkan sebelumnya, aparat negara bertindak tegas. Mereka tidak akan segan menangkap, menahan, bahkan memenjarakan para pelanggar. Dan, kebijakan itu membuahkan hasil.

Baca juga : Seneng Bisa Pulangkan Warganya Ke Kampung Halaman

Sebelum lockdown, kasus positif harian mencapai 70-80. Setelah lockdown, turun jadi satu digit. Bahkan, selama tiga hari, kasus positif nol. Sehingga total kasus positif sebanyak 1.499, dengan 21 kematian.

Satu hal yang cukup berperan penting, lanjut Tantowi, adalah media. Karena 70 persen warga Selandia Baru lebih mempercayai media mainstream. Info sudah terverifikasi sehingga, hoaks bisa diminimalisasi. Komunikasi antara pemerintah dan rakyat pun lancar.

Baca juga : Bersama AA Gym Bahas Kesuksesan Negeri Kiwi Hadapi Covid-19

“Warga Selandia Baru juga main medsos. Tapi dengan pikiran positif. Dan mereka lebih percaya media mainstream yang memang nggak banyak jumlahnya,” bebernya.

Lockdown yang berlangsung selama lima pekan di negara itu memberikan perubahan besar. Warga yang tadinya terpaksa menjalankannya, jadi seperti terbiasa. Padahal, lockdown sudah direlaksasi.

Baca juga : Tetap Bekerja Dari Kampung Halaman

Meski kehidupan normal yang baru alias new normal, sudah berlaku, protokol kesehatan terus berjalan. Rajin cuci tangan. Bersin atau batuk sesuai anjuran. Warga, kata dia, sebenarnya menikmati kebebasan yang saat ini sudah diberikan. Tapi warga Negeri Kiwi itu tetap pasang posisi waspada tingkat tinggi.

“Masyarakat sudah terbiasa hidup di level empat,” tandasnya. [PYB]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.