Dark/Light Mode

Sukses Negosiasi Bebasin 13 Sandera

Presiden Ukraina Bak Aktor Film Hollywood

Kamis, 23 Juli 2020 06:01 WIB
Maksym Kryvosh saat dilumpuhkan pasukan keamanan Ukraina. (Foto AFP)
Maksym Kryvosh saat dilumpuhkan pasukan keamanan Ukraina. (Foto AFP)

 Sebelumnya 
Zelensky awalnya berpikir ingin melakukan serangan bersenjata untuk membebaskan sandera. Namun, katanya, hal itu terlalu berisiko mengorbankan sandera. Bersyukur akhirnya, dia bisa bernapas lega.

“Kita tidak kehilangan satu pun orang,” ucap Presiden Zelensky, dikutip Daily 

Baca juga : Di Depan 36 Juta Warganya, Presiden Prancis Minta Maaf Gagal Tangkal Corona

Menteri Dalam Negeri Ukraina Arsen Avakov menambahkan, pelaku keluar dari bus usai permintaannya dipenuhi. Avakov menyebut pelaku sungguh memberikan ancaman dengan persenjataan yang dibawanya yang membuat situasi penyanderaan ini sangat serius.

Avakov menjelaskan, pelaku memiliki pistol yang berfungsi. Sebuah senapan otomatis, dan granat. “Ada ancaman. Tapi semua sudah berlalu. Hukuman penjara yang panjang menantinya,” ujar Avakov, sembari menyebut kondisi kejiwaan pelaku tidak stabil.

Baca juga : El Real Berduka, Mantan Presidennya Meninggal Akibat Corona

Sang pelaku, Kryvosh, lahir pada 1975 di Rusia. Dia pernah dihukum atas tuduhan perampokan pada 2013. Dia disebut pernah menjalani tiga kali hukuman penjara. Yang paling lama adalah delapan tahun. Dia dijuluki Maxim Bad.

Dalam sebuah postingan, dia menyebut jadi penjahat adalah jalan menuju surga. Kryvosh juga disebut sebagai seseorang yang kerap mengkritik pemerintah negara itu. Terutama terkait sistem negara Ukraina.

Baca juga : Ketua Komisi Negosiasi Brexit Uni Eropa Kena Virus Corona

Sebelumnya, dia pernah menerbitkan buku berjudul Filosofi Seorang Kriminal (Philosophy Of A Criminal). Dalam akun Telegram yang diketahui sebagai miliknya, Kryvosh mengatakan negara adalah teroris yang sebenarnya. Dan selalu jadi teroris yang pertama.

Sedangkan dalam bukunya dia menulis pesan yang menunjukkan dirinya tak punya rasa takut. “Kamu bisa membunuhku, tetapi itu tidak akan dibenarkan. Saya tidak takut. Wajah Tuhan ada di cermin,” tulisnya. [PYB/DAY

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.