Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
24 Jam Terakhir Negara Bagian Victoria Catat 439 Kasus
Australia Kembali Gawat Darurat Wabah Corona
Rabu, 5 Agustus 2020 08:08 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wabah corona di Australia kembali masuk kategori gawat darurat. Di Negara Bagian Victoria misalnya, angka kasus positif dalam 24 jam terakhir mencapai 439.
Hal ini bisa terjadi karena banyak warga tidak mematuhi anjuran isolasi dan diam di rumah. Untuk itu, otoritas Victoria, memutuskan menambah 500 personel militer untuk memelototi aktivitas warga. Bagi siapa pun yang tertangkap melanggar aturan-aturan akan dikenai denda yang berat.
Baca juga : Cuma Jokowi Yang Bisa Stop Status Darurat Bencana Wabah Corona
Diberitakan CNA, kemarin, otoritas Victoria, menerapkan jam malam pada pekan ini. Negara bagian itu juga memperketat pembatasan perge rakan warga dan memerintahkan sebagian besar perekonomian lokal untuk tutup sementara demi memperlambat penyebaran Covid-19.
Namun, saat diperiksa petugas, nyaris sepertiga dari jumlah orang yang terinfeksi corona ternyata tidak menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.Menteri Utama Victoria, Daniel Andrews, menegaskan, pelanggaran semacam ini membutuhkan hukuman baru yang tegas.
Baca juga : KAI Kembalikan Uang Tiket Penumpang Selama Darurat Bencana Corona
Andrews mengatakan, 500 personel militer akan dikerahkan ke Victoria pada pekan ini untuk meningkatkan penegakan perintah isolasi mandiri.Hukuman denda sebesar 5 ribu (Rp 52,4 juta) diberlakukan un-tuk setiap pelanggaran perintah tetap di rumah. Pengecualian hanya berlaku untuk perawatan medis mendesak.
“Sungguh tidak ada alasan bagi Anda untuk meninggalkan rumah. Dan jika Anda meninggalkan rumah dan tidak di temukan di sana, Anda akan menghadapi masa sangat sulit untuk meyakinkan Kepolisian Victoria bahwa Anda memiliki alasan yang sah,” tegas Andrews kepada wartawan di Melbourne.
Baca juga : Dalam 24 Jam Terakhir, Iran Catat 129 Kematian, Totalnya Kini 853
Kemarin waktu setempat, negara bagian Victoria melaporkan 439 kasus corona dalam 24 jam terakhir. Disebutkan Andrews bahwa 11 orang meninggal dunia akibat virus ini sejak Senin (3/8). Secara total, Australia saat ini mencatat nyaris 19 ribu kasus corona, dengan 232 kematian. [DAY]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya