Dark/Light Mode

Siswa Sekolah Bagnolet Paris Gemari Gamelan Jawa dan Wayang Kulit

Selasa, 17 November 2020 23:53 WIB
Atdikbud KBRI Paris, Prof. Warsito (berdiri di depan). [Foto: Atdikbud KBRI Paris]
Atdikbud KBRI Paris, Prof. Warsito (berdiri di depan). [Foto: Atdikbud KBRI Paris]

RM.id  Rakyat Merdeka - Pengenalan seni budaya Indonesia secara umum atau seni tari dan gamelan ke siswa-siswa sekolah di Prancis, menjadi prioritas program pengembangan Kerjasama bidang Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Paris. Demikian rilis resmi Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud), KBRI Paris yang diterima RMco.id, Selasa (17/11/2020).

Karena itu, di masa pandemi Covid-19 ini, KBRI Paris selalu berupaya dapat melaksanakan berbagai program tersebut. Tentunya, dengan adaptasi bentuk kegiatannya.

Melalui Atdikbud KBRI Paris, bekerjasama dengan Asosiasi Pantcha Indra melaksanakan program pelatihan seni gamelan dan tari Jawa di berbagai sekolah dasar di Kota Bagnolet. Kota Bagnolet berada di sebelah timur pinggiran Kota Paris, berpenduduk sekitar 38 ribu orang. Pemerintah Daerah Kota Bagnolet sangat mendukung program ini dengan turut serta memberikan dukungan anggaran.

Baca juga : Anies Mencari Berkah, Ada Juga Yang Marah

Pelatihan gamelan dan tarian Jawa, serta wayang kulit, diberikan kepada para remaja dan siswa sekolah dasar di Kota Bagnolet, yang diikuti lebih dari 400 remaja. Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari sejak pekan terakhir Oktober sampai akhir November ini secara bergantian, bertempat di Theater L’Échangeur – Bagnolet, bekerjasama dengan Asosiasi Pantcha Indra dan Surnatural Orchestra.

Wakil Walikota Bagnolet, Merle-Anne Jorge, yang menangani Budaya dan Warisan Bersejarah, menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada KBRI Paris. Karena telah memberikan kesempatan kepada remaja Bagnolet untuk mengenal seni budaya Indonesia.

Atdikbud KBRI Paris, Prof. Warsito, yang hadir menyaksikan latihan ini menyampaikan, tahun ini merupakan perayaan 70 tahun hubungan bilateral Indonesia – Prancis. Kegiatan pelatihan ini, ujarnya, juga merupakan bagian dari peringatan tersebut.

Baca juga : Kasih Solusi, Garuda Gratiskan Biaya Reschedule Dan Refund Tiket

Kegiatan seperti ini akan terus dilaksanakan. Merle-Anne Jorge bahkan menyatakan siap untuk mendukung terwujudnya sister city dengan kota di Indonesia. Sehingga kerjasama lebih intens dan terprogram dapat dilakukan.

Beberapa sekolah yang ikut dalam kegiatan ini, di antaranya SD Henri Wallon, SD Paul Langevin, SD Jules Verne, dan SD Jules Ferry. Kegiatan sempat terhenti karena adanya gelombang kedua Covid-19. Namun kemudian dilanjutkan kembali, dengan tetap berpedoman pada protokol kesehatan yang ketat.

Pelatih gamelan dan wayang kulit, Christophe Moure sangat telaten mengarahkan anak-anak menabuh gamelan dan berperan sebagai dalang kepada para siswa.

Baca juga : Amerika, Apa Ada Udang Di Balik Batu

Juga ada pelatihan pembuatan wayang kulit dan penampilan cerita tradisional Jawa yang dipandu oleh Chloe. Peserta bahkan dibuat terbuai masuk dalam cerita dan takjub dengan penampilan Chloe, dalam menceritakan kisah rakyat Jawa menggunakan gambar dan video. [RUS]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.