Dewan Pers

Dark/Light Mode

UEA Stop Sementara Visa 13 Negara Muslim

Jumat, 27 Nopember 2020 05:39 WIB
UEA Stop Sementara Visa 13 Negara Muslim

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) dikabarkan semen­tara akan berhenti menerbitkan visa baru untuk warga dari 13 negara yang berpenduduk ma­yoritas Muslim. Hal ini dike­tahui dari surat edaran imigrasi seperti dikutip Reuters. Negara­-negara tersebut adalah Iran, Suriah, Afghanistan, Paki­stan, Somalia, Libya, Yaman, Aljazair, Kenya, Irak, Lebanon, Tunisia dan Turki.

Seorang sum­ber yang mendapat penjelasan tentang masalah ini menga­takan kepada Reuters, penghen­tian penerbitan visa ini karena masalah keamanan. Namun tidak ada penjelasan rinci. Dokumen tersebut menga­takan, aplikasi untuk pekerjaan baru dan visa kunjungan telah ditangguhkan untuk penduduk dari 13 negara ini, sampai pem­beritahuan lebih lanjut.

Berita Terkait : Sedih Sih, Tapi Sabar Ya....

Tidak jelas apakah ada pengecualian untuk kebijakan ini. Otoritas Federal untuk identitas dan Kewarganegaraan UEA  belum berkomentar ketika dihubungi Reuters terkait kabar ini. Kebijakan ini muncul dua bulan setelah UEA menjalin hubungan formal dengan Israel.

Keputusan UEA dinilai mem­buat marah beberapa negara dan komunitas Muslim. Namun ada pula yang menyambut baik. Meski demikian, sumber lain yang mengetahui masalah terse­but mengatakan, larangan visa ini tidak terkait hubungan UEA dengan israel. Kebijakan itu diperkirakan hanya akan berlangsung untuk waktu yang singkat.

Berita Terkait : ASEAN Disawer Negara Mitra Rp 141 Miliar

Seorang diplomat berkomentar, UEA memiliki hubungan yang tegang dengan beberapa negara yang terdaftar, salah satunya Turki. Pekan lalu, Kementerian Luar negeri Pakistan mengatakan, UEA telah berhenti memproses visa baru untuk warganya dan be­berapa negara lain, tetapi mereka yang sudah memegang visa yang valid, tidak terpengaruh dan masih bisa masuk ke UEA.[DAY]