Dewan Pers

Dark/Light Mode

FDA Terbitkan Izin Penggunaan Darurat Untuk Vaksin Moderna, AS Makin Pede

Sabtu, 19 Desember 2020 12:04 WIB
FDA Terbitkan Izin Penggunaan Darurat Untuk Vaksin Moderna, AS Makin Pede

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) telah memberikan izin penggunaan darurat (emergency use authorization/EUA) untuk vaksin Covid-19 keluaran Moderna Inc.

Vaksin ini diklaim 95 persen efektif, tanpa efek samping yang berarti.

Ini tentu saja menjadi kabar gembira bagi Negeri Paman Sam, setelah vaksin Pfizer yang akan resmi diluncurkan pada Senin (21/12) mendatang.

Berita Terkait : Kemendikbud Beri Penghargaan Untuk Orang Tua, Siswa, Sampai Pendidik Cerdas

"Hari-hari cerah ada di depan mata," ujar Presiden Terpilih AS Joe Biden, yang rencananya bakal divaksin pada Senin (21/12) mendatang.

Lewat akun Twitter-nya, Presiden AS Donald Trump pun melontarkan pujian. "Selamat, vaksin Moderna kini telah tersedia," cuitnya.

Jutaan dosis vaksin Moderna, diharapkan juga ikut diluncurkan dalam program vaksinasi AS yang telah dimulai pekan ini di kalangan tenaga kesehatan.

Berita Terkait : Musim Covid Tak Surutkan Minat Singapura Untuk Tanam Modal Di Indonesia

Lansia di rumah jompo menjadi prioritas berikutnya, sesuai rekomendasi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) pada Minggu (20/12). Sementara kalangan industri, berebut mendaftarkan pekerja mereka untuk divaksin.

Izin penggunaan darurat terhadap vaksin Moderna diterbitkan FDA , sehari setelah panel ahli dari luar lembaga tersebut mendukung penggunaan vaksin tersebut. Atau sepekan setelah FDA memberikan izin penggunaan darurat untuk vaksin Covid, yang merupakan produk kerja sama Pfizer Inc. dan mitra asal Jerman, BioNTech SE.

Untuk lisensi penuh, Moderna akan mengupayakannya pada tahun 2021.
 Selanjutnya