Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Kabar Haji Isam Pimpin Operasi Karhutla Dibantah Mensesneg: Tidak Benar Itu!
- Selain Upah Pungut, KPK Juga Usut Dugaan Korupsi Proyek di Kabupaten Bogor
- Cegah Karhutla Meluas, 8 Desa Di Cengal Perkuat Sinergi
- Prabowo Dan Jokowi Jadi Saksi Akad Nikah Kasespri Rizky Irmansyah
- KPK: OTT Rektor Unsoed Jadi Momentum Perkuat Integritas Perguruan Tinggi
Diteror Junta Siang Dan Malam
Warga Myanmar Kabur Ke India
Senin, 8 Maret 2021 05:05 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kebrutalan pemerintahan junta militer Myanmar telah memicu ketakutan dan trauma mendalam. Tak tahan, banyak rakyat Myanmar yang kabur ke perbatasan India.
Diberitakan AFP, Sabtu (6/3), Perwira Paramiliter Assam Rifles mengatakan, 48 warga Myanmar, termasuk delapan polisi yang membelot telah memasuki negara bagian Mizoram di timur laut India.
Baca juga : Myanmar Dibombardir Sanksi
“Ada 85 warga sipil dari Myanmar telah menunggu di perbatasan internasional untuk memasuki India,” kata Rifles.
Myanmar meminta India memulangkan warga mereka demi menjaga perdamaian kedua negara. Namun, otoritas India masih belum mengindahkan permintaan tersebut.
Baca juga : Rekor Dunia, Orang Korea Selatan Paling Ogah Melahirkan
Dilansir Reuters, sikap sadis pasukan keamanan Myanmar tidak hanya saat unjuk rasa digelar. Malam menjelang hingga dini hari kemarin, penduduk mengatakan, tentara dan polisi bergerak ke beberapa distrik di Yangon, melepaskan tembakan.
Mereka juga menangkap setidaknya tiga orang di Kotapraja Kyauktada, tanpa tahu alasan penangkapan itu.
Baca juga : Kecuali Etnis Rohingya, Malaysia Deportasi 1200 Warga Myanmar
“Mereka membawa pergi ayah dan saudara laki-laki saya. Tidak adakah yang akan membantu kami?” teriak seorang wanita yang tak disebutkan identitasnya.
Tentara juga datang mencari pengacara yang bekerja untuk Partai Liga Nasional Demokrat / NLD.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya