Dark/Light Mode

Peringatan Hari Quds Internasional 2021

Quds, Kiblat Pertama Ummat Islam

Selasa, 4 Mei 2021 14:58 WIB
Konselor Kebudayaan Iran di Indonesia, Mehrdad Rakhshandeh Yazdi, PhD [Foto: M Qori Haliana/Rakyat Merdeka/RM.id]
Konselor Kebudayaan Iran di Indonesia, Mehrdad Rakhshandeh Yazdi, PhD [Foto: M Qori Haliana/Rakyat Merdeka/RM.id]

 Sebelumnya 
Hari Quds adalah hari perjanjian dan komitmen dengan pengorbanan, muqawamah, dan menuntut keadilan. Palestina dengan sejarah dan peradaban ribuan tahun, sangat disayangkan menjadi tawanan tangan-tangan penjajah Zionis pada abad terakhir. Teriakan rakyat Palestina yang meminta pertolongan menyeru kepada semua pencari keadilan. Maka hari ini, dukungan terhadap bangsa Palestina menjadi salah satu indikator kepatuhan terhadap HAM dan atensi terhadap prinsip-prinsip kemanusiaan.

Karena itu, memperingati peristiwa terkait Palestina, terutama Hari Quds Sedunia, tidak hanya membawa umat Islam untuk lebih memperhatikan permasalahan paling penting ini, bahkan dapat membangun benteng pemikiran dan keyakinan yang kokoh dalam diri kaum Muslimin dalam menghadapi musuh-musuh kemanusiaan dan Islam.

Baca Juga : Tingkatkan Lifting, Green Surfactant Petrokimia Gresik Jadi Incaran Industri Migas

Lebih dari 7 dekade penjajahan tanah Palestina oleh Zionis telah berlalu. Selama periode ini, kekuatan besar, dengan niat dan rencana jahat mereka, selalu memikirkan disintegrasi negara-negara Islam dan wilayahnya dan menghalangi terbentuknya persatuan antara negara-negara Islam untuk menjaga keamanan Israel dan mengokohkan kaki-kaki rezim Zionis di wilayah pendudukan serta melupakan cita-cita Palestina.

Namun hal yang selalu menghalangi niat dan rencana mereka adalah dukungan bangsa dan rakyat terhadap cita-cita Palestina, dan penentangan yang tegas terhadap segala bentuk rencana, perjanjian atau bahkan sesuatu yang disebut rekonsiliasi.

Baca Juga : SMF Benahi Rumah Tak Layak Di Lubunglinggau

Karena segala bentuk perjanjian dan rekonsiliasi tidak pernah membawa maslahat (kebaikan) bagi bangsa Palestina. Bahkan selalu terkesan memberikan keuntungan untuk Zionis. Sehingga hari demi hari bangsa dan rakyat Palestina menghadapi problema dan tantangan untuk menentukan nasib mereka sebagai warna negara yang berhak untuk itu.

Hari Quds Sedunia adalah simbol perlawanan terhadap penindasan, kezaliman, dan arogansi di dunia. Memperingati Hari Quds tidak hanya menjadi media untuk mengekspresikan empati dan simpati terhadap umat Islam Palestina, namun juga mendeklarasikan ketidaksahan Rezim Zionis dan perlawanan terhadap mereka. Bersikeras menunjukkan realitas bahwa Israel adalah sebuah rezim yang tidak sah tidak boleh dilupakan dalam hubungan dan momentum politik di negara-negara Muslim.
 Selanjutnya