Dark/Light Mode

Indonesia Sambut Peran AS Tengahi Konflik Israel-Palestina

Senin, 31 Mei 2021 21:47 WIB
Wamenlu Mahendra Siregar dalam pertemuan dengan Wamenlu AS Wendy Sherman. (Foto RM.id/Kemlu RI)
Wamenlu Mahendra Siregar dalam pertemuan dengan Wamenlu AS Wendy Sherman. (Foto RM.id/Kemlu RI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Isu Palestina menjadi salah satu hal yang diangkat Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar saat melakukan pertemuan dengan Wakil Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Wendy Sherman. Keduanya melakukan pertemuan di Kementerian Luar Negeri Jakarta, Senin (31/5/2021).

Dalam keterangan pada awak media yang disampaikan secara virtual, Mahendra menuturkan, Indonesia menyambut baik proses gencatan senjata yang telah berlangsung. Indonesia, jelasnya, merasa bahwa momentum ini harus dimanfaatkan untuk semakin meredakan ketegangan di kawasan itu.

Baca juga : Sony Indonesia Resmi Luncurkan Lensa Ringkas

"Indonesia menyambut baik posisi AS yang mendukung prinsip solusi dua negara dan menyatakan kesiapan Indonesia untuk berkontribusi dalam mewujudkan solusi ini," ucap mantan Duta Besar RI untuk AS itu.

Pihaknya, lanjut eks Wakil Menteri Perdagangan itu, menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas peran Presiden AS Joe Biden. Sehingga proses gencatan senjata dapat berlangsung.

Baca juga : Pantau Gambut Dorong Pemegang Konsesi Patuhi Kewajiban Restorasi

Sebelumnya, Biden menekankan bahwa gencatan senjata di Jalur Gaza perlu diperkuat dalam menyelesaikan konflik berkepanjangan antara Palestina dan Israel. Harapan itu ia sampaikan kepada Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi.

Mesir adalah negara kunci yang memediasi perjanjian gencatan senjata terbaru antara Israel dan Hamas (penguasa Palestina di Jalur Gaza). Biden dan Sisi juga mendiskusikan cara menghidupkan kembali proses perdamaian antara Palestina dan Israel.

Baca juga : Gelora Tantang Perempuan Berani Terjun Ke Politik

Gencatan senjata antara Hamas dan Palestina dilakukan pada Jumat 21 Mei dini hari lalu. Mengakhiri serangan 11 hari yang menewaskan lebih dari 270 penduduk termasuk 68 anak-anak di Jalur Gaza serta melukai 1.900 orang lainnya. Dari sisi Israel, pertempuran itu dilaporkan menewaskan 12 orang.

Komitmen AS terkait gencatan senjata Gaza diperkuat kunjungan Menteri Luar Negeri Antony Blinken ke Timur Tengah. Dalam kunjungan itu, Blinken menegaskan, fokus AS adalah memperkuat gencatan senjata. Agar bantuan kemanusiaan dapat disalurkan dengan baik dan proses rekonstruksi Gaza dapat dimulai.[PYB]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.