Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Anak Raja Belanda Catat Sejarah
Tolak Tunjangan Kerajaan Rp 28 M, Putri Amalia: Saya Tidak Nyaman
Selasa, 15 Juni 2021 23:43 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Putri Mahkota Kerajaan Belanda, Amalia, menolak gaji dan tunjangan sebesar 1,6 juta euro (sekitar Rp 28 miliar) per tahun. Dana sebanyak itu merupakan hak finansial anggota keluarga kerajaan Belanda ketika berusia 18 tahun.
Ini akan menjadikan Putri Amalia yang bernama lengkap Catharina-Amalia Beatrix Carmen Victoria itu sebagai anggota keluarga kerajaan Belanda pertama yang menolak tunjangan pendapatan.
Ia menjelaskan rencananya dalam surat tulisan tangan yang dikirimkan kepada Perdana Menteri (PM) Belanda Mark Rutte.
Baca juga : Dirjen Pol Dan PUM Kemendagri Minta Kepala Daerah Tingkatkan Kewaspadaan Dini Masyarakat
Dilansir people.com, 15 Juni 2021, Putri Amalia mengatakan, tidak akan menerima keuntungan finansial sampai dia menyelesaikan kuliah dan dapat berkontribusi lebih banyak bagi negaranya. Selain itu,
"Pada 7 Desember 2021 saya akan berusia 18 tahun dan, menurut hukum, menerima tunjangan," kata putri pertama Raja Willem Alexander dan Ratu Maxima itu.
"Saya merasa tunjangan itu membuat saya tidak nyaman selama saya hanya memberikan sedikit jasa sementara siswa lain sangat sulit mendapatkannya, terutama di masa virus Corona yang tidak pasti ini," tulisnya.

Baca juga : Minta Pindah Rutan Karena Alasan Kesehatan, KPK Sebut Nurhadi Berlebihan
Amalia juga mengatakan tidak akan menerima bagian pendapatan, dan mengatakan dia juga akan mengembalikan tunjangan pengeluaran selama ia tidak akan mengeluarkan biaya dalam perannya sebagai Prinses van Oranje.
Amalia juga mengabarkan telah lulus ujian sekolah menengah pertama terakhirnya dan menyelesaikan studinya di Christelijk Gymnasium Sorghvliet dengan predikat cum laude. Namun dia akan mengambil jeda kuliah selama setahun, baru kemudian melanjutkan ke perguran tinggi pada 2022.
Dilansir lembaga penyiaran Belanda, NOS, dari 28 juta euro duit yang akan ia terima, sekitar 296.000 euro (Rp4,6 miliar) dari tunjangan dihitung sebagai pendapatan, dan 1,3 juta euro (Rp 22,4 miliar) sisanya ditujukan untuk biaya pribadi.
Baca juga : Kinerja Kinclong, Unit Syariah Bank DKI Salurkan Pembiayaan Rp 5,99 Triliun
Menurut penelitian pada 2012 dari Universitas Ghent, Kerajaan Belanda juga disebut monarki termahal di seluruh Eropa.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya