Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Tekan Risiko Kematian Pasien Covid-19, WHO Rekomendasikan Obat Radang Sendi Actemra Dan Kevzara
Rabu, 7 Juli 2021 09:59 WIB
Sebelumnya
Penelitian ini melibatkan 10.930 pasien, dengan rincian 6.449 orang mendapatkan salah satu terapi dan 4.481 mendapat perawatan standar atau plasebo.
Hasil penelitian yang merupakan kerja sama dengan King's College London, University of Bristol, University College London dan Guy's and St Thomas' NHS Foundation Trust ini, diterbitkan di Journal of American Medical Association, Selasa (6/7).
Baca juga : Dukung Pasokan Oksigen Untuk Penanganan Covid-19, Pertamina Mantapkan Sinergi Anak Usaha
Pekan lalu, BPOM Amerika Serikat (FDA) menerbitkan izin penggunaan darurat untuk Actemra untuk pengobatan Covid-19.
Setelahnya, penjualan Actemra naik sepertiga, hingga mencapai 3 miliar dolar AS pada tahun 2020. Sementara Kevzara, dilaporkan naik 30 persen.
Pengujian Actemra dan Kevzara untuk pasien Covid-19 tergolong trial and error, karena masih ditemukan kegagalan ketika obat-obatan dicoba pada kelompok pasien yang berbeda.
WHO menyerukan masyarakat dunia untuk meningkatkan akses obat-obatan semacam itu. Terutama, di negara-negara berpenghasilan rendah yang kini menghadapi lonjakan kasus dan penyebaran varian baru Covid-19, serta pasokan vaksin yang tidak memadai.
Baca juga : RS Siapkan Skema Gelar Tenda Darurat
"Mereka adalah orang-orang yang perlu dijangkau oleh obat-obatan semacam itu," tutur Diaz. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya