Dewan Pers

Dark/Light Mode

Kasus Covid-19 Tanah Air Terus Meroket

Banyak Negara Tutup Pintu Buat Pelancong Indonesia..

Selasa, 13 Juli 2021 05:19 WIB
Para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Hong Kong berkumpul dengan parasahabat ketika hari libur. (Foto : SCMP/ Xiaomei Chen).
Para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Hong Kong berkumpul dengan parasahabat ketika hari libur. (Foto : SCMP/ Xiaomei Chen).

RM.id  Rakyat Merdeka - Akibat tingginya kasus penularan Covid-19 di Tanah Air, satu persatu negara sahabat menutup pintu bagi pendatang asal Indonesia.

Uni Emirat Arab (UEA) misalnya, secara resmi melarang pelancong dari Indonesia dan Afghanistan memasuki negaranya pada Minggu (11/7). Keputusan tersebut terkait pencegahan penyebaran Covid-19.

Kementerian Kesehatan, kemarin, hingga pukul 12:00 WIB mencatat ada tambahan kasus baru harian di Tanah Air mencapai 40.427 orang. Dengan begitu, total kasus Covid-19 menembus 2,567 juta orang.

Berita Terkait : Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Karawang, Menaker Ida Titip Pesan Ini

Sebelumnya, negara tersebut juga melarang masuknya para pelancong yang pernah mengunjungi kedua negara tersebut sela­ma 14 hari terakhir. Melansir Gulf News, Sabtu (10/7), warga negara UEA juga dilarang bepergian ke Indonesia dan Afghanistan.

Namun, aturan tersebut dikecualikan bila berkaitan dengan misi diplomatik antara UEA dengan Indonesia dan Afghanistan. Kelompok lain yang mendapat pengecualian dalam aturan terbaru tersebut adalah pemegang visa tinggal emas dan perak, pengusaha yang sudah mendapat persetujuan, dan kary­awan di sektor esensial.

Filipina juga berencana me­nangguhkan kedatangan para pelancong dari Indonesia dan Malaysia. Rencana tersebut mengemuka untuk menahan penyebaran varian Delta dari luar negeri ke Filipina.

Berita Terkait : 10 Negara Sahabat Tawarkan Bantuan

Sebagaimana dilansir CNN, Rabu (7/7). Menteri Kesehatan Filipina Francisco Duque III mengatakan, Satuan Tugas Antar Lembaga untuk Manajemen Penyakit Menular akan memba­has rencana tersebut.

Filipina secara total menangguhkan kedatangan para pelan­cong dari tujuh negara. “Indonesia dan Malaysia (mungkin ter­masuk) karena kedekatan negara-negara tersebut dengan bagian selatan Filipina,” katanya.

Selain itu, Kementerian Kesehatan Singapura menegaskan, membatasi izin masuk bagi pelan­cong dari Indonesia, menyusul tingginya jumlah kasus Covid-19. Aturan itu dikecualikan bagi warga negara Singapura, atau mereka yang sudah berstatus permanent resident.

Berita Terkait : Luhut: Kasus Covid Masih Terus Nanjak Sampai 2 Pekan Mendatang

Aturan yang diberlakukan pada Senin (12/7) pukul 23.59 waktu setempat, juga melarang pelancong yang memiliki riwayat perjalanan ke Indonesia dalam waktu 21 hari terakhir, untuk transit di Singapura. Siapapun yang akan memasuki wilayah Singapura, wajib melampirkan hasil negatif tes PCR, yang diam­bil dalam waktu 48 jam sebelum berangkat ke Negeri Singa.
 Selanjutnya