Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
CDC: Mayoritas Korban Kematian Akibat Varian Delta Belum Divaksin Covid-19
Sabtu, 17 Juli 2021 09:08 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Varian Delta kini menjadi varian Covid-19 yang paling dominan di seluruh dunia. Dengan lonjakan angka kematian di seantero Amerika Serikat.
"Mayoritas korban kematian akibat varian Delta adalah mereka yang belum divaksin," kata Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) Rochelle Walensky dalam konferensi pers, seperti dikutip Reuters, Sabtu (17/7).
Kasus Covid-19 di AS dilaporkan naik 70 persen, dari minggu sebelumnya. Sementara kematian, naik 26 persen.
Baca juga : Hanya Bisa Nonton Pemakaman Ayah Dari Ruang Isolasi Covid-19
Sebagian besar kasus terdeteksi di beberapa bagian negara dengan tingkat vaksinasi rendah.
CDC menyebut, total kasus harian dalam sepekan terakhir, mencapai lebih dari 26 ribu. Dua kali lebih tinggi dibanding data Juni 2021, yang hanya mencatat 11.000 kasus.
"Peningkatan drastis terjadi di Arkansas, Florida, Louisiana, Missouri, dan Nevada," kata Koordinator Respons Covid-19 Gedung Putih, Jeff Zients.
Baca juga : Hoax Dan Pembelahan Politik, Hambat Penanganan Covid-19
Semua negara bagian tersebut memiliki tingkat vaksinasi di bawah rata-rata.
"Ini menjadi pandemi bagi mereka yang tidak divaksinasi. Di Amerika, 97 persen pasien Covid di rumah sakit adalah mereka yang belum divaksin," imbuh Walensky.
Banyak daerah di Amerika Serikat, kini masuk kategori rentan penularan Covid-19. Membalikkan penurunan risiko penularan yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir.
Baca juga : PBNU Bongkar Mafia Obat Dan Alkes Covid-19
"1 dari 5 kasus, terdeteksi di Florida," cetus Zients.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya