Dark/Light Mode

Demo Corona Rusuh

Virus Thailand Jangan Sampai Menular Ke Sini

Kamis, 12 Agustus 2021 07:40 WIB
Polisi dan demonstran Thailand bentrok dalam aksi memrotes cara pemerintah menangani Covid-19 di Bangkok, Thailand. (Foto: Reuters)
Polisi dan demonstran Thailand bentrok dalam aksi memrotes cara pemerintah menangani Covid-19 di Bangkok, Thailand. (Foto: Reuters)

 Sebelumnya 
Polisi tak mau kalah. Mereka membalasnya dengan menembakkan meriam air, peluru karet, hingga gas air mata untuk membubarkan massa. Enam pendemo yang ditengarai menjadi provokator berhasil diamankan. Demo berlangsung hingga malam hari.

Mulanya, ratusan pendemo yang berkumpul di persimpangan utama Monumen Kemenangan Bangkok berniat untuk berbaris menuju ke kediaman PM Prayut. Tapi petugas memasang kontainer untuk memblokir rute ke kediaman Prayut. Lalu para demonstran satu-persatu ditangkap-tangkapin. Sebanyak 48 demonstran ditangkap dan sembilan petugas polisi terluka.

Baca juga : Kuasa Hukum: Tidak Ada Uang Suap Mengalir Ke Juliari Batubara

Namun selain masalah Corona, aksi unjuk rasa di negara monarki ini juga masih ada kaitannya dengan masalah politik. Yakni gerakan pro-demokrasi yang dipimpin oleh sejumlah anak muda berjalan tahun lalu. Gerakan ini berani mematahkan rasa tabu yang selama ini dijunjung tinggi rakyat setempat, yakni menuntut reformasi monarki Thailand.

Apakah akan menular ke Indonesia? Ketua Komisi I DPR, Meutya Hafid mewanti-wanti pemerintah agar waspada. Namun yang penting, pemerintah sekarang tetap lebih fokus pada penanganan kasus Corona di tanah air.

Baca juga : Menpora Apresiasi IOC Dan Jepang Yang Sukses Gelar Olimpiade Tokyo

“Pintu masuk diperketat saja. Setiap warga negara asing (WNA) khususnya dari Thailand yang masuk harus dicek dan karantina. Tidak boleh ada kompromi,” kata politisi Partai Golkar itu kepada Rakyat Merdeka tadi malam. [SAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.