Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Demo Corona Rusuh
Virus Thailand Jangan Sampai Menular Ke Sini
Kamis, 12 Agustus 2021 07:40 WIB
Sebelumnya
Polisi tak mau kalah. Mereka membalasnya dengan menembakkan meriam air, peluru karet, hingga gas air mata untuk membubarkan massa. Enam pendemo yang ditengarai menjadi provokator berhasil diamankan. Demo berlangsung hingga malam hari.
Mulanya, ratusan pendemo yang berkumpul di persimpangan utama Monumen Kemenangan Bangkok berniat untuk berbaris menuju ke kediaman PM Prayut. Tapi petugas memasang kontainer untuk memblokir rute ke kediaman Prayut. Lalu para demonstran satu-persatu ditangkap-tangkapin. Sebanyak 48 demonstran ditangkap dan sembilan petugas polisi terluka.
Baca juga : Kuasa Hukum: Tidak Ada Uang Suap Mengalir Ke Juliari Batubara
Namun selain masalah Corona, aksi unjuk rasa di negara monarki ini juga masih ada kaitannya dengan masalah politik. Yakni gerakan pro-demokrasi yang dipimpin oleh sejumlah anak muda berjalan tahun lalu. Gerakan ini berani mematahkan rasa tabu yang selama ini dijunjung tinggi rakyat setempat, yakni menuntut reformasi monarki Thailand.
Apakah akan menular ke Indonesia? Ketua Komisi I DPR, Meutya Hafid mewanti-wanti pemerintah agar waspada. Namun yang penting, pemerintah sekarang tetap lebih fokus pada penanganan kasus Corona di tanah air.
Baca juga : Menpora Apresiasi IOC Dan Jepang Yang Sukses Gelar Olimpiade Tokyo
“Pintu masuk diperketat saja. Setiap warga negara asing (WNA) khususnya dari Thailand yang masuk harus dicek dan karantina. Tidak boleh ada kompromi,” kata politisi Partai Golkar itu kepada Rakyat Merdeka tadi malam. [SAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya