Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Dia berharap pelonggaran ini bisa menambah kedatangan para pelancong asing mulai awal bulan depan. Rincian lebih lanjut mengenai skema VTL bagi lima negara tersebut akan segera diumumkan.
Otoritas Penerbangan Sipil Singapura (CAAS) juga telah mengumumkan rencana penambahan negara yang masuk skema VTL. Pelancong akan diminta memastikan persyaratan izin masuk Singapura sudah dipenuhi, pasalnya aturan ini akan berbeda-beda setiap negara.
Baca juga : Legislator Banteng Harap 70 Persen WNI Sudah Divaksin Akhir 2021
Menurut CAAS, persyaratan juga bisa berubah bergantung pada situasi perkembangan Covid-19.
CAAS dan Kementerian Kesehatan Singapura memantau secara intensif kondisi pandemi Covid-19 di seluruh dunia, khususnya negara yang sudah masuk skema VTL dan akan menyesuaikan kebijakan.
Baca juga : Ingat Ya, Demam Usai Vaksin Hanya Sementara
Dengan penambahan lima negara ini maka pada 6 Desember Singapura telah memasukkan 21 negara dalam skema VTL. Sebelumnya Singapura telah memasukkan 16 negara dalam skema ini, 13 di antaranya telah berlaku dan tiga lainnya, yakni Malaysia, Swedia, dan Finlandia akan dimulai pada 29 November. [DAY]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya