Dark/Light Mode

KLHK dan Gojek Kolaborasi Pengurangan Sampah Plastik

Senin, 12 Agustus 2019 08:05 WIB
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Gojek seusai menandatangani kerja sama dalam edukasi perilaku bisnis, pelayanan, dan konsumsi yang ramah lingkungan, kemarin. (Foto: Humas KLHK).
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Gojek seusai menandatangani kerja sama dalam edukasi perilaku bisnis, pelayanan, dan konsumsi yang ramah lingkungan, kemarin. (Foto: Humas KLHK).

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Gojek menandatangani kerja sama (memorandum of understanding/MoU) dalam edukasi perilaku bisnis, pelayanan, dan konsumsi yang ramah lingkungan, Kamis (8/8).

Inisiatif GoGreener diluncurkan perusahaan Gojek dimana fitur GoFood menjadi layanan pertama yang memberikan pilihan untuk tidak menyertakan alat makan sekali pakai dalam pemesanan di aplikasi serta tas pengantaran yang dirancang khusus untuk mitra driver.

"Gojek merupakan platform teknologi yang telah menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari masyarakat.

Melalui kerja sama ini, KLHK dan Gojek berkomitmen dalam menghimbau kepada masyarakat untuk mengambil peran aktif dalam menjaga keberlangsungan lingkungan dengan dimulai dari diri sendiri dan dari lingkup gaya hidup sehari-hari,"kata Direktur Pengelolaan Sampah KLHK, Novrizal Tahar.

Baca juga : HKAN 2019 Wujudkan Kepedulian Pada Konservasi Alam

Melalui inisiatif GoGreener, GoFood meluncurkan inovasi dan solusi yang mendorong gaya hidup ramah lingkungan. Pertama adalah fitur pilihan alat makan sekali pakai.

Ketika memilih makanan sebelum masuk ke halaman checkout, pastikan pelanggan untuk tidak mencentang/membeli alat makan sekali pakai di daftar menu makanan yang terdapat di bagian bawah.

GoFood sedang mengembangkan customer journey ini sehingga di bulan September nanti fitur ini akan masuk ke dalam halaman check out untuk kemudahan pengecekan.

Seluruh mitra merchant pun diimbau untuk berpartisipasi dalam program ini. Inovasi kedua adalah tas pengantaran makanan khusus bagi mitra driver.

Baca juga : Singapura Apresiasi Usaha Indonesia Mengatasi Karhutla

GoFood menyediakan tas pengantaran yang dirancang khusus dengan kompartemen yang lebih luas dan kualitas yang lebih baik dalam menyimpan dan mengantar makanan, baik panas maupun dingin. Istimewanya, tas ini dapat dilipat ketika driver mengantarkan penumpang sehingga mampu menunjang kinerja driver yang lebih fleksibel.

Sebagai bagian dari ekosistem Gojek, penting bagi GoFood untuk ikut mendorong terwujudnya ekosistem bisnis yang ramah lingkungan. Karenanya, GoFood telah menghadirkan fitur di aplikasi yang memungkinkan pelanggan memilih alat makan plastik secara opsional dan berhasil mengajak hampir 1.000 outlet kuliner untuk berpartisipasi.

"Kami juga menyediakan tas pengantaran makanan untuk mitra driver yang khusus kami rancang demi mengurangi penggunaan kantong plastik yang berlebihan," ujar Chief Food OfficerGojek Group, Catherine Hindra Sutjahyo.

Lebih lanjut Catherine menyampaikan, inisiatif ini merupakan tahap awal di mana pihaknya berharap akan terus mengevaluasi dan menjajaki inovasi lain dengan skala yang lebih besar.

Baca juga : Arahan Jokowi Cegah Karhutla: Jangan Tunggu Api Besar

"Sejak diluncurkan pertengahan Juli, program ini mendapatkan respon yang sangat positif dan menginspirasi kami untuk menghadirkan inisiatif lainnya," ujarnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.