Dark/Light Mode

Menaker: UMKM Berperan Penting Serap Tenaga Kerja Perempuan

Jumat, 22 Oktober 2021 14:25 WIB
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah

 Sebelumnya 
Ida menambahkan, berdasarkan data BPS, menunjukkan adanya peningkatan jumlah dan tingkat pengangguran yang signifikan akibat pandemi. Juga banyak data menunjukkan, jumlah pekerja perempuan yang terdampak pandemi lebih kecil dibandingkan dengan laki-laki.

Namun, beberapa studi menunjukkan perempuan sebenarnya justru terdampak lebih besar, dan mendapat beban tambahan sebagai akibat pandemi Corona. "Di dunia kerja banyak perempuan yang bekerja mengalami penurunan, bahkan kehilangan pendapatan akibat dampak pandemi terhadap perekonomian," ungkap mantan Anggota DPR dari Daerah Pemilihan Jawa Timur VIII (1999-2018) ini.

Baca juga : Gus Halim: Pemda Berperan Penting Kuatkan Desa

Melihat besarnya dampak yang dialami sektor UMKM dan besarnya signifikansi sektor UMKM bagi perekonomian masyarakat Indonesia, jelas Menaker, Pemerintah menjadikan sektor UMKM sebagai salah satu prioritas utama dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

"Pemerintah antara lain memberikan hibah bagi usaha pemula, serta menambah dana LPDB (Lembaga Pengelola Dana Bergulir) Koperasi dan UMKM yang dapat digunakan untuk pinjaman murah bagi UMKM," ungkap doktor Ilmu Pemerintahan alumni Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) itu.

Baca juga : Digebuk Juniornya, The Minions Gagal Ke Perempat Final

Pada 2019, UMKM Indonesia yang tercatat ada sebanyak 65 juta unit usaha, atau 99,99 persen dari total unit usaha di Indonesia. Selain itu, pada tahun yang sama, UMKM mempekerjakan lebih dari 123 juta orang atau mencapai 96 persen dari total tenaga kerja Indonesia.

"Kontribusi yang sama juga ditemukan di wilayah Provinsi Jawa Timur, UMKM mendominasi dengan proporsi sebesar 98 persen dari keseluruhan aktivitas perekonomian," tutup Ida. [UMM]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.