Dark/Light Mode
- Indonesia-Australia Perkuat Kerja Sama Pembinaan Atlet Muda
- Persija Alihkan Fokus ke Persiapan Musim 2026/2027
- Pramono Siapkan 1.000 Mushaf Al-Quran Untuk Peringatan ke 500 Tahun Kota Jakarta
- KMP Putri Yasmin Terbakar di Perairan Sekotong, Tim SAR Evakuasi Penumpang
- Shin Tae-yong Fokus Benahi Fisik dan Taktik Persija
Tausiah Politik
Sebelumnya
Taskhir atau ketundukan alam semesta kepada manusia sebagai khalifah, sebagaimana disebutkan QS Al- Hajj/22:65 : “Apakah kamu tiada melihat bahwasanya Allah menundukkan bagimu apa yang ada di bumi dan bahtera yang berlayar di lautan dengan perintah-Nya?”
Konsep taskhir menarik dikaji, karena kita sering melihat bencana alam yang menyebabkan jatuhnya korban manusia. Di mana letak ketundukan alam dalam hal ini?
Taskhir dalam Islam mempunyai prasyarat. Alam raya akan tunduk (taskhir) sepanjang manusia menjalankan fungsi kekhalifahannya dengan baik dan benar. Mana kala manusia menyimpang atau melampaui batas (israf), maka alam raya tidak lagi punya kewajiban tunduk kepada manusia. Bahkan alam raya yang menghukum manusia.
Baca juga : Menghemat Emosi Umat (2)
Ketika manusia melupakan dirinya sebagai hamba dan khalifah yang harus memakmurkan bumi, namun mereka melakukan eksplorasi alam yang melampaui ambang daya dukungnya, dan sesama mereka saling menghujat dan menyebabkan pertumpahan darah (QS Ar-Rum/30 : 41).(*)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.